
beraupedia.com – Sosok Brigjen Pol (Purn) Edy Suswanto dikenal sebagai figur yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.
Sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau, ia membawa tekad untuk mendorong produk lokal tidak hanya berkembang di daerah, tetapi mampu menembus pasar nasional hingga mancanegara.
Bagi Edy, UMKM bukan sekadar sektor ekonomi masyarakat. Di balik setiap produk lokal terdapat potensi besar yang dapat menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi Kabupaten Berau.
Karena itu, pengembangan UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produknya.
Dari Produk Lokal Menuju Pasar Lebih Luas
Edy melihat Kabupaten Berau memiliki kekayaan potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan.
Kerajinan, kuliner, produk olahan, fesyen hingga berbagai produk berbasis potensi lokal dinilai memiliki peluang untuk bersaing apabila dikemas dengan kualitas dan standar yang lebih baik.
Menurutnya, tantangan UMKM bukan hanya soal produksi. Kemampuan pengemasan, branding, pemasaran, legalitas hingga pemanfaatan teknologi digital juga menjadi faktor penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Karena itu, Dekranasda Berau terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
UMKM Harus Naik Kelas
Edy menilai pengembangan UMKM harus diarahkan pada konsep naik kelas. Pelaku usaha tidak cukup hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga harus memahami kebutuhan pasar dan mampu membangun merek yang kuat.
Pendampingan menjadi salah satu langkah yang penting. Pelaku UMKM perlu mendapatkan akses terhadap pelatihan, promosi, pameran, jejaring usaha serta peluang pemasaran yang lebih luas.
Bagi Edy, semakin banyak produk Berau yang dikenal di luar daerah, semakin besar pula peluang ekonomi yang dapat diciptakan bagi masyarakat.
Membawa Nama Berau Ke Tingkat Nasional
Salah satu target yang ingin terus didorong adalah memperluas keikutsertaan UMKM Berau dalam berbagai kegiatan promosi dan pameran di tingkat nasional.
Kesempatan tampil di luar daerah tidak hanya menjadi ajang menjual produk, tetapi juga membuka jaringan dengan pelaku usaha, distributor, pembeli dan berbagai pihak yang dapat membantu memperluas pasar.
Edy berharap produk UMKM Berau nantinya tidak hanya dikenal karena berasal dari daerah wisata, tetapi benar-benar memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk dari berbagai daerah lain di Indonesia.
Menatap Pasar Mancanegara
Tekad Edy tidak berhenti pada pasar nasional. Ia ingin produk-produk unggulan Berau secara bertahap mampu menembus pasar internasional.
Potensi pariwisata Berau, khususnya keberadaan destinasi unggulan seperti Derawan dan kawasan wisata lainnya, dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Produk UMKM yang memiliki karakter lokal, kualitas baik dan kemasan menarik dapat menjadi bagian dari oleh-oleh sekaligus identitas Kabupaten Berau.
Karena itu, pengembangan UMKM perlu berjalan beriringan dengan sektor pariwisata. Wisatawan yang datang ke Berau tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga diharapkan membawa pulang produk lokal sebagai bagian dari pengalaman mereka selama berada di Bumi Batiwakkal.
Konsisten Mendorong Pelaku UMKM
Sebagai Ketua Dekranasda Berau, Edy menempatkan penguatan kapasitas pelaku UMKM sebagai salah satu agenda penting.
Ia ingin agar pelaku usaha lokal tidak berjalan sendiri dalam menghadapi persaingan pasar.
Kolaborasi antara pemerintah, Dekranasda, pelaku usaha, perbankan, dunia pendidikan hingga sektor swasta dinilai penting untuk membangun ekosistem UMKM yang kuat.
Pada akhirnya, keberhasilan UMKM bukan hanya diukur dari banyaknya produk yang dihasilkan, tetapi dari seberapa jauh produk tersebut mampu bertahan, berkembang dan memiliki pasar.
Bagi Edy Suswanto, membawa UMKM Berau ke tingkat nasional bahkan mancanegara bukan sekadar target promosi.
Itu merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas dan potensi Kabupaten Berau ke panggung yang lebih luas.
Tekad tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang. Dengan peningkatan kualitas, inovasi, digitalisasi dan pemasaran yang konsisten, produk lokal Berau diharapkan tidak lagi hanya menjadi kebanggaan masyarakat daerah, tetapi mampu menjadi produk yang diperhitungkan di pasar nasional dan internasional (bp).













