Tanjung Redeb

Rutan Tanjung Redeb Gelar Psikoterapi, Perkuat Kesehatan Mental Warga Binaan

2
×

Rutan Tanjung Redeb Gelar Psikoterapi, Perkuat Kesehatan Mental Warga Binaan

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb terus memperkuat pembinaan warga binaan melalui pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga kesehatan mental.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan psikoterapi bagi warga binaan yang dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau dan disambut langsung Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana.

Kehadiran tenaga psikolog menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan psikologis kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Sebanyak tiga warga binaan dan satu anak binaan mengikuti kegiatan tersebut. Pelaksanaan diawali dengan asesmen untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan psikologis masing-masing peserta.

Hasil asesmen kemudian menjadi dasar bagi tenaga psikolog dalam memberikan pendampingan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta.

Dalam sesi psikoterapi, peserta mendapatkan pendampingan yang berfokus pada penguatan mental, pengelolaan emosi, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan yang muncul selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan berlangsung tertib dan peserta mengikuti setiap tahapan dengan baik.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Tanjung Redeb menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak dan kebutuhan psikologis warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan yang humanis, komprehensif dan berkelanjutan.

Pendampingan psikologis diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dan anak binaan, sekaligus membantu mereka membangun kesiapan mental untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Dengan pendekatan tersebut, pembinaan di Rutan Tanjung Redeb tidak hanya diarahkan pada perubahan perilaku, tetapi juga pada penguatan mental dan kemampuan individu agar dapat menjalani proses reintegrasi sosial dengan lebih baik (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *