
BERAUPEDIA.COM – Alokasi anggaran promosi pariwisata dan budaya senilai Rp 10,7 miliar yang diajukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau menuai sorotan tajam dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Angka tersebut dinilai terlalu besar dan perlu dikaji ulang efektivitas serta perinciannya agar tidak menjadi pemborosan keuangan daerah.
Sejumlah anggota dewan mempertanyakan urgensi dan rincian penggunaan dana yang mencapai angka belasan miliar rupiah tersebut. Menurut mereka, alokasi yang sedemikian besar harus dibarengi dengan rencana kerja yang terukur, terarah, dan berdampak nyata bagi peningkatan kunjungan wisatawan serta perekonomian masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial yang bersifat sesaat.
Kritik ini muncul demi memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara akuntabel dan memberikan hasil yang maksimal.
Di sisi lain, kalangan pendukung dan simpatisan kebijakan Pemerintah Kabupaten Berau di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas (SJM) meminta Disbudpar untuk tetap tenang dan fokus melanjutkan program kerja yang telah disusun.
Mereka menilai bahwa kebutuhan promosi pariwisata Berau memang memerlukan dukungan dana yang memadai agar potensi alam dan budaya yang luar biasa dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami meminta Disbudpar tidak terpengaruh kritik semata, melainkan tetap fokus menyempurnakan perencanaan dan menjalankan program promosi yang strategis. Potensi Berau sangat besar, sehingga butuh dukungan promosi yang sepadan agar bisa bersaing dengan daerah lain,” ungkap Ali Suhartawan, Ketua Pro SJM menanggapi kritik Wakil Ketua I DPRD Berau beberapa waktu lalu.
Pihaknya juga menekankan pentingnya transparansi dan pertanggungjawaban yang jelas dalam pengelolaan anggaran tersebut.
Dengan rincian yang lengkap dan pelaksanaan yang profesional, mereka yakin tujuan mempromosikan Berau sebagai destinasi wisata andalan di Kalimantan Timur dapat tercapai.
Saat ini, ia yakin Disbudpar Berau sudah mendapatkan kesepakatan terbaik: memastikan nilai uang yang dikeluarkan wajar, efisien, namun tetap mampu menjamin efektivitas promosi demi memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Berau ke depan.
“Kami akan terus dukung dan kawal semua program pemerintah apalagi ini berkaitan dengan pengembangan pariwisata Berau” pungkasnya (bp).













