
BERAUPEDIA.COM – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Timur resmi menetapkan Seno Aji sebagai Ketua Umum IPSI Kalimantan Timur periode 2026–2030.
Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam sidang Musorprov yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (25/7).
Seno Aji menggantikan Andi Harun yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim periode 2022–2026. Terpilihnya Seno Aji menjadi hasil dari mekanisme penjaringan yang berjalan sesuai ketentuan organisasi.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musorprov IPSI Kaltim, Ego Arifin, menjelaskan bahwa hingga batas akhir pendaftaran, hanya Seno Aji yang melengkapi seluruh persyaratan administrasi sebagai calon ketua umum.
Sebelumnya, terdapat tiga nama yang digadang-gadang maju dalam pemilihan Ketua IPSI Kaltim, yakni Andi Harun, Rendi Solihin, dan Seno Aji.
Namun, Andi Harun tidak mengambil formulir pendaftaran, sedangkan Rendi Solihin hanya mengambil formulir tanpa mengembalikannya hingga masa pendaftaran ditutup.
“Dengan hanya satu calon yang mendaftar secara resmi, seluruh pemegang hak suara menyepakati Pak Seno Aji sebagai Ketua Umum IPSI Kalimantan Timur periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi,” ujar Ego Arifin.
Ia menegaskan seluruh persyaratan yang diatur dalam AD/ART IPSI telah dipenuhi oleh Seno Aji, termasuk ketentuan yang melarang calon ketua umum merangkap jabatan sebagai pimpinan organisasi cabang olahraga bela diri lainnya.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan tersebut, Seno Aji telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua FORKI Kalimantan Timur.
Surat pengunduran diri bertanggal 24 Juli 2026 tersebut juga telah memperoleh pengesahan dari Pengurus Besar FORKI melalui Surat Nomor 238/PB FORKI-Sekjen/VII/2026, sehingga seluruh persyaratan pencalonan dinyatakan lengkap dan tidak terdapat kendala administratif.
Kepemimpinan baru IPSI Kaltim diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pencak silat Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional. Cabang olahraga pencak silat selama ini menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Benua Etam pada berbagai ajang bergengsi.
Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, atlet pencak silat Kalimantan Timur berhasil meraih dua medali emas. Prestasi itu berlanjut di Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024 di Abu Dhabi dengan raihan satu medali emas dan satu medali perak.
Dengan amanah sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim periode 2026–2030, Seno Aji diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi di daerah, serta menjaga posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat nasional (bp).













