Kalimantan Timur

KaltimWatch Apresiasi Gerak Cepat Bupati Berau Tangani Dan Cegah Karhutla

12
×

KaltimWatch Apresiasi Gerak Cepat Bupati Berau Tangani Dan Cegah Karhutla

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com KaltimWatch memberikan apresiasi kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, atas langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani sekaligus mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau.

Koordinator KaltimWatch, Lorentinus Awan Prihatna, menilai sejumlah kebijakan yang diambil pemerintah daerah menunjukkan respons serius dalam menghadapi kondisi karhutla dan kualitas udara yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

Menurutnya, langkah pemerintah daerah tidak semestinya hanya berfokus pada pemadaman setelah kebakaran terjadi.

Upaya mitigasi dan pencegahan justru menjadi bagian penting untuk menekan risiko karhutla semakin meluas.

Salah satu langkah yang mendapat apresiasi adalah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi memperparah karhutla.

Selain itu, keputusan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah juga dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan terhadap dampak buruk kualitas udara akibat asap karhutla.

KaltimWatch juga mengapresiasi keberanian pemerintah daerah membatalkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran, termasuk pembatalan pelaksanaan Manutung Jukut.

“Kami memberikan apresiasi kepada Ibu Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang bergerak cepat dalam menghadapi kondisi karhutla. OMC, peliburan sekolah, hingga pembatalan kegiatan yang berpotensi menimbulkan karhutla merupakan langkah yang tepat dalam situasi seperti sekarang,” ujar Lorentinus.

Menurut Lorentinus, keputusan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berpikir mengenai keberlangsungan agenda kegiatan, tetapi juga menempatkan keselamatan masyarakat dan kondisi lingkungan sebagai prioritas.

Ia berharap langkah cepat tersebut terus dipertahankan dan diperkuat dengan pengawasan di lapangan, terutama di kawasan yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran.

“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Kegiatan bisa dijadwalkan ulang, tetapi dampak karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat tidak bisa dianggap ringan,” tegasnya.

KaltimWatch juga mendorong seluruh elemen masyarakat, perusahaan, aparat keamanan, serta pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam mencegah munculnya titik api.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Kecepatan pemerintah dalam mengambil kebijakan harus diikuti dengan kesadaran masyarakat dan kepatuhan seluruh pihak terhadap upaya pencegahan kebakaran.

“Kami berharap langkah Bupati Berau ini menjadi contoh bahwa ketika situasi sudah mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat, pemerintah harus berani mengambil keputusan cepat, tegas, dan berpihak pada keselamatan publik,” pungkas Lorentinus (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *