Tanjung Redeb

Polres Berau Siagakan Tim Gerak Cepat 24 Jam Hadapi Ancaman Karhutla

20
×

Polres Berau Siagakan Tim Gerak Cepat 24 Jam Hadapi Ancaman Karhutla

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Polres Berau menyiagakan tim gerak cepat selama 24 jam untuk mengantisipasi sekaligus merespons potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan di Kabupaten Berau.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan, kesiapsiagaan dilakukan dengan menempatkan personel Polsek di wilayah yang memiliki potensi karhutla, sekaligus membentuk tim khusus yang dapat digerakkan sewaktu-waktu ketika menerima laporan dari lapangan.

“Seluruh personel sudah kami siagakan, termasuk anggota Polsek di wilayah-wilayah rawan seperti Kampung Kasai, Tanjung Batu, Teluk Bayur, Sambaliung, dan Kelay. Kami juga membentuk tim gerak cepat yang disiagakan selama 24 jam penuh,” kata Ridho.

Menurutnya, tim tersebut disiapkan untuk merespons laporan mengenai titik api maupun kejadian kebakaran.

Begitu informasi diterima, petugas akan segera melakukan pengecekan lokasi dan menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.

“Ketika ada titik api yang terdeteksi, tim bisa langsung bergerak ke lokasi. Kami ingin waktu dari informasi diterima sampai personel berada di lapangan bisa sesingkat mungkin,” ujarnya.

Kesiapsiagaan semakin diperkuat mengingat kondisi cuaca panas dan lahan yang kering dapat membuat api berkembang dengan cepat.

Karena itu, penanganan sejak awal dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas.

“Cuaca panas dan kondisi lahan yang kering memang membuat risiko kebakaran meningkat. Karena itu, personel di wilayah rawan harus terus memantau situasi dan siap bergerak kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.

Dalam penanganan karhutla, Polres Berau juga memperkuat koordinasi dengan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, relawan, serta masyarakat.

Sinergi lintas sektor diperlukan terutama ketika kejadian membutuhkan tambahan personel maupun peralatan.

Ridho juga meminta masyarakat berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api di wilayah sekitar.

“Wilayah Berau cukup luas dan tidak semua lokasi bisa dipantau setiap saat. Karena itu informasi dari masyarakat sangat membantu. Kalau menemukan asap atau titik api, segera laporkan supaya petugas bisa mengecek,” katanya.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi karhutla yang lebih luas.

“Targetnya tentu setiap kejadian bisa segera ditangani. Dengan personel yang sudah disiagakan dan tim gerak cepat yang bekerja 24 jam, kami berharap setiap laporan bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas Ridho (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *