Tanjung Redeb

Pemkab Berau Cari Jalan Keluar Ketergantungan Tambang, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Pengelolaan Sampah

14
×

Pemkab Berau Cari Jalan Keluar Ketergantungan Tambang, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini
Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas (bp)

BERAUPEDIA.COM Selain terus memperkuat pengembangan sektor pariwisata dan perikanan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Berau kini melangkah lebih jauh dengan mendorong penerapan ekonomi sirkular berbasis pengelolaan sampah.

Langkah ini dirancang sebagai sumber investasi baru sekaligus menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang membangun perekonomian daerah pasca berakhirnya masa kegiatan pertambangan.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan telah lama menjadi bagian dari arah pembangunan daerah, baik dalam pengelolaan sektor perkebunan, kehutanan, maupun pengembangan ekonomi biru melalui perikanan dan wisata bahari.

Selama ini, perekonomian Berau sangat bergantung pada sektor pertambangan yang bersifat terbatas dan tidak berkelanjutan selamanya. Menyikapi hal tersebut, pemerintah daerah berupaya melakukan diversifikasi ekonomi agar pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat dapat terjaga meski aktivitas tambang mulai berkurang atau berhenti.

Konsep ekonomi sirkular yang dikembangkan ini mengubah pandangan terhadap sampah—yang selama ini dianggap sebagai beban lingkungan—menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

“Sampah bukan lagi sekadar persoalan lingkungan, tapi dalam pengelolaannya berpotensi sebagai sumber daya ekonomi yang mampu menarik investasi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Juniarsih Mas beberapa waktu lalu. 

Melalui pengelolaan yang tepat, sampah dapat diolah, didaur ulang, dan dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Hal ini diharapkan mampu menarik minat investor, membuka lapangan kerja baru, serta mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah maupun lahan bekas tambang.

Dengan menggabungkan pengembangan pariwisata, perikanan, dan pengelolaan sampah sebagai satu kesatuan sistem ekonomi, Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan terciptanya struktur perekonomian yang lebih tangguh, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

“Ke depan, kita harus mempersiapkan fondasi ekonomi yang lebih beragam, lebih tangguh, dan lebih berkelanjutan. Sampah adalah sumber daya ekonomi yang memiliki nilai tambah, mampu menciptakan lapangan kerja, dan menjadi bagian dari rantai industri masa depan,” katanya (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *