
BERAUPEDIA.COM – Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Berau, Wahid Hasyim, menilai rencana penetapan Kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat sebagai Geopark Nasional diyakini bakal membawa peluang besar bagi perkembangan pelaku UMKM , ndustri kreatif, hingga sektor perdagangan yang menyediakan berbagai produk khas daerah.
Menurut Hasyim, status geopark yang diakui secara resmi akan mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Lonjakan arus kunjungan ini secara otomatis membuka pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan lokal, mulai dari kerajinan tangan, makanan dan minuman khas, hingga barang hasil olahan alam yang dikelola secara berkelanjutan.
Hasym menilai, status Geopark Nasional nantinya tidak hanya menjadi pengakuan atas kekayaan alam dan warisan geologi yang dimiliki Berau, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.
“Penetapan ini bukan sekadar pengakuan kawasan wisata, tapi juga pintu baru bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan jangkauan pemasaran dan meningkatkan nilai jual produknya,” ujar Wahid Hasyim, Selasa (7/7/2026).
Pihaknya menyatakan, Disperindagkop Berau akan menyiapkan berbagai langkah pendampingan guna memastikan pelaku UMKM siap memanfaatkan peluang tersebut.
Langkah yang dimaksud meliputi peningkatan kualitas produk, pembuatan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan, bantuan perizinan usaha, serta pelatihan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing dan dikenal oleh wisatawan.
Dengan memadukan potensi geopark dan kekuatan ekonomi rakyat, pemerintah daerah berharap keberadaan kawasan tersebut tidak hanya melestarikan alam dan budaya, tetapi juga menjadi penggerak utama peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Berau secara berkelanjutan (bp).













