
BERAUPEDIA.COM – Untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau agar terus berkembang dan mampu bersaing lebih luas, Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Berau menegaskan bahwa ada tiga faktor utama yang harus diperhatikan oleh para pelaku usaha, yaitu kualitas produk, harga yang bersaing, dan pelayanan kepada pembeli.
Menurut Kabid Koperasi Dan UMKM Disperindagkop Kabupaten Berau, Wahid Hasyim, ketiga unsur tersebut menjadi syarat mutlak jika ingin usaha bertahan lama, berkembang pesat, dan bisa dikategorikan sebagai usaha yang sudah “naik kelas”, ketiganya menjadi kunci utama agar UMKM di Berau bisa naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.
“Banyak pelaku usaha memiliki potensi yang baik, namun terkendala dalam hal pengelolaan dasar. Kami sampaikan secara tegas: kualitas produk harus dijaga konsistensinya, harga harus masuk akal dan bersaing, serta pelayanan kepada pelanggan harus ramah dan memuaskan.” ujar Kabid Koperasi dan UMKM, Wahid Hasyim, Senin (13/07/2026).
Ia menjelaskan, kualitas yang terjaga akan membuat pembeli kembali lagi dan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain.
Sementara itu, penetapan harga yang wajar perlu diperhitungkan dengan baik agar tetap menguntungkan bagi pelaku usaha namun tetap terjangkau bagi daya beli masyarakat.
Ditambah dengan pelayanan yang baik, ketiganya akan membangun kepercayaan konsumen yang menjadi modal terbesar dalam berusaha.
“Produk yang bagus tapi kualitasnya berubah-ubah, atau harganya terlalu tinggi tanpa nilai tambah, serta pelayanan yang kurang memuaskan, akan membuat usaha sulit berkembang. Oleh karena itu, kami tekankan terus agar ketiga hal ini menjadi perhatian utama setiap pengusaha,” tambahnya.
Pihak Disperindagkop juga menyatakan siap terus memberikan dukungan berupa pelatihan peningkatan mutu produk, bantuan pengurusan izin usaha, pemasaran, hingga pendampingan manajemen keuangan.
Dukungan ini diberikan agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu meningkatkan skala usahanya dan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.
“Pemerintah menyediakan fasilitas dan pendampingan, namun semuanya tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan kesungguhan pelaku usaha sendiri. Jika kualitas, harga, dan pelayanan dijaga dengan baik, saya yakin UMKM Berau tidak hanya bisa bersaing di tingkat daerah, tapi juga bisa dikenal hingga luar daerah,” tegasnya.
Ia berharap para pelaku UMKM dapat menerapkan arahan tersebut secara bertahap dan konsisten, sehingga ke depan jumlah usaha yang naik kelas semakin banyak dan mampu menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Berau (bp).













