
Oleh : H. Sumadi, SE
BERAUPEDIA.COM – Empat puluh dua tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Ikatan Keluarga Yogyakarta (IKAYO) Kabupaten Berau, usia tersebut menjadi penanda panjangnya perjalanan dalam merawat persaudaraan, menjaga silaturahmi, dan menjadi rumah bersama bagi warga asal Yogyakarta yang hidup di tanah rantau.
Peringatan HUT ke-42 IKAYO Berau bukan sekadar momentum bertambahnya usia paguyuban. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan kembali tekad untuk menjaga keutuhan organisasi dan mempererat persaudaraan seluruh warga Jogja di Kabupaten Berau.
Selama puluhan tahun, IKAYO telah menjadi tempat berkumpul, berbagi, dan saling menguatkan. Dalam suasana suka maupun duka, paguyuban menjadi ruang bagi sesama perantau untuk menemukan rasa kekeluargaan di tengah kehidupan jauh dari tanah kelahiran.
Memasuki usia ke-42, semangat tersebut diharapkan terus diwariskan lintas generasi. Perbedaan pandangan yang muncul dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengorbankan persatuan yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Pesan persatuan menjadi salah satu refleksi penting dalam peringatan HUT kali ini.
“Tidak ada alasan yang cukup untuk membiarkan perpecahan masuk ke dalam tubuh paguyuban ini. Satu perselisihan yang dibiarkan dapat merusak kebaikan yang telah dibangun puluhan tahun. Sebaliknya, sikap saling memaafkan dan merendahkan hati akan memperkuat ikatan yang tak tergoyahkan.”
Nilai tepo seliro, saling menghargai dan memahami perasaan orang lain, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian dari budaya Jawa diharapkan tetap menjadi fondasi dalam menjaga keharmonisan IKAYO.
Seluruh anggota dan warga asal Yogyakarta di Berau diajak untuk menjaga tutur kata, memelihara rasa hormat, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Sebab, kekuatan sebuah paguyuban bukan semata-mata terletak pada banyaknya anggota atau lamanya organisasi berdiri. Kekuatan sejatinya lahir dari kemampuan seluruh anggotanya untuk tetap berjalan bersama meski memiliki perbedaan.
Empat puluh dua tahun perjalanan IKAYO merupakan warisan kebersamaan yang harus dijaga. Apa yang telah dibangun oleh para pendahulu hendaknya tidak berhenti pada satu generasi, tetapi terus diteruskan kepada generasi berikutnya.
Di tanah rantau, persaudaraan menjadi pengikat yang membuat jarak dengan kampung halaman terasa lebih dekat. IKAYO diharapkan terus menjadi rumah bersama bagi warga Jogja di Berau—tempat untuk bersilaturahmi, berbagi, bergotong royong, dan saling menguatkan.
Memasuki usia ke-42, harapannya sederhana namun bermakna: IKAYO semakin kokoh, semakin guyub, semakin hangat dalam kebersamaan, dan semakin mampu menjadi teladan persatuan di Kabupaten Berau.
Selamat HUT ke-42 IKAYO Berau.
Bersama dalam persaudaraan, guyub dalam kebersamaan, dan tetap satu untuk IKAYO (bp).
( H. Sumadi, SE adalah Wakil Ketua II DPRD Berau dan Ketua Penasihat IKAYO Kabupaten Berau )













