Tanjung Redeb

Festival Manutung Jukut 2026 Ditiadakan, Bupati Prioritaskan Keselamatan Di Tengah Ancaman Karhutla

13
×

Festival Manutung Jukut 2026 Ditiadakan, Bupati Prioritaskan Keselamatan Di Tengah Ancaman Karhutla

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau meniadakan Festival Manutung Jukut pada 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan, keputusan tersebut bukan berarti pemerintah mengabaikan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau.

Sebaliknya, peniadaan festival menjadi bentuk kehati-hatian untuk mencegah munculnya sumber api yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.

“Saya tidak menginginkan ada hal yang tidak kita inginkan terjadi nantinya. Lebih baik kita menghindari risiko itu,” tegas Sri.

Menurutnya, semangat memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau tetap dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan lain yang lebih aman dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Festival Manutung Jukut selama ini menjadi salah satu tradisi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau.

Kegiatan tersebut identik dengan aktivitas membakar ikan secara bersama-sama sehingga dinilai perlu dipertimbangkan kembali ketika kondisi cuaca sedang panas dan kering.

Di tengah meningkatnya potensi karhutla, Pemkab Berau juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, terutama di kawasan dengan vegetasi yang mulai mengering, diharapkan dapat dihindari.

Peniadaan festival tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi daerah perlu menyesuaikan dengan kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Bagi Pemkab Berau, tradisi tetap penting untuk dilestarikan, tetapi keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas yang tidak dapat dipertaruhkan (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *