Tanjung Redeb

DLHK Berau Dorong Masyarakat Pahami Fakta Dan Mitos Seputar Sampah

2
×

DLHK Berau Dorong Masyarakat Pahami Fakta Dan Mitos Seputar Sampah

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak.

Edukasi mengenai fakta dan mitos seputar sampah dinilai penting untuk meluruskan berbagai informasi keliru yang selama ini berkembang dan bahkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah perlu terus diperkuat.

Menurutnya, perubahan kebiasaan dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan rumah masing-masing.

“Melalui edukasi mengenai fakta dan mitos sampah, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengurangi sampah, memilah sejak dari sumbernya, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mendukung proses daur ulang,” ujar Zulkifli Azhari.

Ia menekankan, persoalan sampah bukan hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan dan kualitas lingkungan untuk masa mendatang.

Berbagai anggapan yang keliru, seperti sampah dalam jumlah kecil tidak memberikan dampak, semua sampah dapat dicampur, hingga membakar sampah sebagai solusi cepat, perlu diluruskan melalui edukasi yang berkelanjutan.

Pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai persoalan lingkungan.

Sampah yang menumpuk berpotensi menyumbat saluran drainase dan mencemari lingkungan, sementara sampah plastik dapat bertahan dalam waktu sangat lama dan mencemari tanah, sungai hingga laut.

Selain itu, sampah organik yang menumpuk tanpa pengolahan juga dapat menghasilkan gas metana.

Karena itu, pemilahan sampah sejak dari sumber menjadi salah satu langkah penting dalam pengelolaan sampah yang lebih baik.

DLHK Berau mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan mengurangi, menggunakan kembali, memilah dan mendaur ulang sampah.

Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan bersama sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” demikian pesan yang ditekankan dalam edukasi pengelolaan sampah tersebut (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *