
BERAUPEDIA.COM– Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Berau terus mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) agar mampu memperluas pasar hingga ke tingkat internasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor yang digelar pada Kamis (16/7/2026).
Kepala Disperindagkop Berau, Eva Yunita, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai peluang perdagangan luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar ekspor.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin membuka wawasan pelaku UKM dan IKM mengenai peluang pasar ekspor. Potensi yang dimiliki Berau sangat besar dan harus terus didorong agar memiliki daya saing di pasar internasional,” ujarnya.
Menurut Eva, peningkatan citra produk tidak hanya ditentukan oleh kualitas barang, tetapi juga dipengaruhi oleh kemasan, branding, legalitas usaha, hingga kemampuan pelaku usaha memahami kebutuhan pasar global.
Karena itu, Disperindagkop Berau akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar produk lokal mampu memenuhi standar negara tujuan ekspor.
Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026 dalam Program Pengembangan Ekspor tersebut diikuti 25 pelaku UKM dan IKM.
Selama satu hari, peserta memperoleh materi mengenai strategi pengembangan komoditas ekspor, peluang pasar internasional, serta penguatan daya saing produk.
Eva berharap kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak produk unggulan Berau yang mampu menembus pasar global.
Dengan semakin terbukanya akses ekspor, nilai tambah komoditas lokal diharapkan meningkat, pendapatan pelaku usaha bertambah, serta kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah semakin besar.
Ia menegaskan, keberhasilan ekspor tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para pelaku usaha, tetapi juga menjadi bukti bahwa produk-produk lokal Berau mampu bersaing dengan produk dari daerah lain maupun mancanegara.
Oleh karena itu, Disperindagkop akan terus memperkuat program pembinaan agar semakin banyak UKM dan IKM yang siap naik kelas dan memasuki pasar internasional (bp).













