
“Kebersihan adalah nyawa sebuah kota. Kalau kotor, tidak nyaman, maka siapa yang mau datang, siapa yang betah tinggal? Oleh karena itu, saya dan seluruh jajaran DLHK siap bekerja sekuat tenaga, tidak kenal lelah, untuk menjaga kebersihan di setiap sudut Berau, mulai dari pusat kota hingga ke pelosok-pelosok desa”
– Zulkifli Azhari
BERAUPEDIA.COM – Menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Berau menjadi prioritas utama yang ditegaskan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari.
Ia menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk bergerak cepat, bekerja keras, dan hadir di tengah masyarakat guna memastikan Berau tetap bersih, hijau, dan nyaman ditinggali maupun dikunjungi.
Pernyataan ini disampaikan Zulkifli Azhari yang dilantik sebagai Kepala DLHK Berau pada 7 April 2026 oleh Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, sebagai bentuk komitmen awalnya dalam memimpin instansi yang memiliki peran vital bagi wajah dan kenyamanan daerah ini.
Baginya, kebersihan bukan sekadar tugas rutin, melainkan cermin peradaban masyarakat serta modal utama dalam mendukung kemajuan pariwisata, perekonomian, dan kesejahteraan warga.
“Kebersihan adalah nyawa sebuah kota. Kalau kotor, tidak nyaman, maka siapa yang mau datang, siapa yang betah tinggal? Oleh karena itu, saya dan seluruh jajaran DLHK siap bekerja sekuat tenaga, tidak kenal lelah, untuk menjaga kebersihan di setiap sudut Berau, mulai dari pusat kota hingga ke pelosok-pelosok desa,” tegas Zulkifli Azhari.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah langkah strategis segera dijalankan. Pertama, meningkatkan intensitas kerja petugas, baik dalam hal pengangkutan sampah, penyapuan jalan, perawatan taman dan ruang publik, hingga penanganan titik-titik rawan sampah yang selama ini menjadi perhatian.
“Kami akan atur jadwal yang lebih padat dan merata. Tidak ada lagi alasan jalan kotor, saluran air mampet, atau taman tidak terawat. Setiap masalah yang ada, kami pastikan ada yang tangani dan cepat diselesaikan,” ujarnya.
Selain kerja fisik di lapangan, Zulkifli juga menekankan pentingnya penegakan aturan serta kesadaran bersama. Pihaknya akan memperketat pengawasan serta memberikan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang sengaja membuang sampah sembarangan atau merusak fasilitas umum.
Namun demikian, pendekatan persuasif dan edukasi juga tetap diutamakan agar masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas semata.
“Kami tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan seluruh warga. Oleh karena itu, kami juga akan gencar melakukan sosialisasi, mengajak semua elemen masyarakat, sekolah, hingga pelaku usaha untuk ikut menjaga lingkungannya sendiri. Kalau semua sadar dan peduli, maka Berau yang bersih, rapi, dan indah bukan lagi mimpi, tapi kenyataan yang akan kita rasakan sehari-hari,” tambahnya.
Lebih jauh, Zulkifli Azhari juga berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, termasuk mendorong gerakan pengurangan sampah dari sumbernya serta pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
Dengan semangat kerja yang tinggi dan komitmen yang jelas ini, harapan besar kini tertumpu pada kepemimpinan Zulkifli Azhari.
Masyarakat Berau menantikan perubahan nyata, di mana kebersihan dan kenyamanan lingkungan benar-benar terwujud dan terjaga setiap saat, menjadikan Kabupaten Berau sebagai daerah yang tidak hanya maju, tapi juga bersih, hijau, dan nyaman bagi siapa saja (bp).
| EDITOR : Anang Ma













