“Persiapannya sangat komprehensif, mulai dari lari rutin, penguatan otot, pendalaman materi wawasan kebangsaan, hingga latihan PBB yang presisi. Selain itu, juga menjaga pola makan dan kesehatan mental agar tetap fokus,” kata Emy Lestari.

BERAUPEDIA.COM – Perwakilan Paskibraka Kabupaten Berau, Beatrice Geraldine Limbong dari SMA Negeri 2 Berau, lolos seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional mewakili Provinsi Kalimantan Timur,.
Seleksi Paskibraka tingkat Provinsi dilaksanakan mulai tanggal 3-9 Mei 2026 di Kantor BPSDM Samarinda Loa Janan Ilir, dan pengumuman pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Samarinda, dan peserta dari Berau sebanyak 6 orang dengan peserta seluruhnya dari Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur sebanyak 60 peserta.
Kesempatan membawa nama Berau hingga ke tahap seleksi nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi Beatrice, siswi asal SMA Negeri 2 Berau itu mengaku pencapaian tersebut bukan hanya tentang dirinya, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik daerah di tingkat nasional.

Koordinator Pembentukan Paskibraka Kabupaten Berau, Emy Lestari menjelaskan proses menuju seleksi nasional membutuhkan persiapan panjang dan disiplin tinggi, latihan fisik, penguatan mental, hingga pendalaman wawasan kebangsaan menjadi bagian penting selama menjalani pembinaan.
“Persiapannya sangat komprehensif, mulai dari lari rutin, penguatan otot, pendalaman materi wawasan kebangsaan, hingga latihan PBB yang presisi. Selain itu, juga menjaga pola makan dan kesehatan mental agar tetap fokus,” kata Emy Lestari.
Menurut Eny, persaingan di tingkat provinsi berlangsung sangat ketat karena seluruh peserta merupakan putra – putri terbaik dari kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
“Tantangan terbesar adalah melawan rasa lelah dan keraguan pada diri sendiri. Menjaga konsistensi performa di bawah tekanan tinggi adalah ujian mental yang sesungguhnya,” ucapnya.
Sementara itu, Beatrice menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, sekolah, pembina, hingga Pemerintah Kabupaten Berau yang terus memberikan dukungan selama proses seleksi berlangsung.
“Saya sangat berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang selalu memberikan doa dan semangat. Saya juga berterima kasih kepada kakak-kakak pelaksana DPPI yang terus membimbing saya selama proses seleksi,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Berau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Berau yang memberikan fasilitas dan pendampingan selama tahapan seleksi.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Berau melalui Kesbangpol, khususnya Kak Emy Lestari yang telah memberikan fasilitas dan dukungan penuh kepada saya sebagai anak daerah dari Berau untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi,” ungkapnya.
Bagi Betarice kesempatan berada di tahap seleksi nasional menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah pedalaman juga mampu bersaing dan membawa nama daerah hingga tingkat pusat.
“Ini adalah pembuktian bahwa anak dari daerah, mampu bersaing di kancah nasional. Ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi tentang membawa nama baik dan kebanggaan masyarakat Berau dan Kalimantan Timur,” pungkasnya (bp).













