
BERAUPEDIA.COM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam menangani persoalan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 001 Birang, Kecamatan Gunung Tabur.
Menurut Sumadi, respons cepat pemerintah daerah menunjukkan komitmen dalam memastikan hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.
Ia menilai langkah yang diambil Pemkab Berau untuk segera mencarikan solusi terhadap persoalan tersebut patut diapresiasi, karena pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terhambat oleh kondisi fasilitas.
“Gerak cepat pemerintah daerah patut kita apresiasi. Ketika ada persoalan yang menyangkut dunia pendidikan, respons yang cepat sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik,” ujar Sumadi.
Politikus PKS itu mengatakan, polemik yang sempat mencuat terkait kondisi ruang belajar di SD Negeri 001 Birang harus menjadi perhatian bersama.

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat juga melihat upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam mencari solusi, bukan hanya berfokus pada persoalan yang muncul.
Menurutnya, kondisi darurat yang sempat terjadi harus dijadikan bahan evaluasi agar perencanaan pembangunan sarana pendidikan ke depan dapat dilakukan lebih baik, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil.
“Yang terpenting sekarang adalah memastikan anak-anak tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak. Pemerintah sudah bergerak cepat, dan tentu kita di DPRD akan terus mengawal agar penanganannya benar-benar tuntas,” katanya.
Sumadi menegaskan DPRD Berau akan terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan.
Ia juga mendorong agar pembangunan maupun rehabilitasi sarana pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam pengalokasian anggaran daerah.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Persoalan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita kawal bersama agar anak-anak kita dapat belajar dengan aman, nyaman, dan memperoleh fasilitas pendidikan yang semakin baik,” pungkasnya (bp).













