Tanjung Redeb

HUT Berau Ke-73, Pemkab Tegaskan Komitmen Program Unggulan Di Tengah Keterbatasan Anggaran

4
×

HUT Berau Ke-73, Pemkab Tegaskan Komitmen Program Unggulan Di Tengah Keterbatasan Anggaran

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb berlangsung khidmat melalui upacara yang digelar di Lapangan GOR Pemuda Tanjung Redeb, Selasa (15/9/2026).

Upacara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur, Kesultanan, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi.

Rangkaian puncak peringatan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan puncak rasul sebagai bagian dari tradisi perayaan HUT daerah.

Di balik suasana perayaan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan bahwa momentum HUT bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat untuk merealisasikan sejumlah program unggulan yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, peringatan HUT ke-73 menjadi momentum bagi dirinya bersama jajaran Pemkab Berau untuk kembali memastikan program-program prioritas dapat dijalankan secara bertahap.

“Di hari ulang tahun yang ke-73 tahun ini kita akan melaksanakan secara perlahan program unggulan yang telah menjadi janji kami,” ujarnya.

Namun, komitmen tersebut dihadapkan pada kondisi fiskal yang terbatas. Sri Juniarsih mengakui, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam merealisasikan seluruh program yang telah dicanangkan.

“Walaupun di tengah anggaran seperti saat ini, intinya bagaimana kami dapat merealisasikan program tersebut,” sambungnya.

Sri Juniarsih juga menegaskan arah pembangunan Berau ke depan akan semakin bertumpu pada sektor pariwisata. Menurutnya, Berau memiliki modal besar berupa kekayaan alam yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama daerah.

“Kita akan beralih dari sumber daya yang lain kepada pariwisata,” katanya.

Namun, pengembangan pariwisata menurutnya tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Pemerintah daerah juga dituntut menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola potensi tersebut secara profesional dan berkelanjutan.

“Kita akan mengembangkan SDM untuk dapat mengelola pariwisata yang dimiliki Kabupaten Berau,” tuturnya.

Pengembangan sektor pariwisata, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi strategi untuk memperkuat citra Berau sebagai daerah tujuan wisata, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Selain pariwisata, sektor kesehatan juga menjadi perhatian Pemkab Berau. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah perlu mencari dukungan dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.

Sri Juniarsih mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan di bidang kesehatan.

“Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah yang ada di atas agar kiranya dapat memberikan bantuan terutama dalam bidang kesehatan,” terangnya.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penting agar keterbatasan fiskal daerah tidak menghambat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara terkait pelaksanaan rangkaian HUT Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216, Sri Juniarsih menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan menggunakan anggaran yang baru dialokasikan saat kondisi fiskal mulai terbatas.

Ia menjelaskan, pelaksanaan event HUT telah masuk dalam perencanaan dan anggaran tahun 2026.

“Jika berbicara terkait event HUT Kabupaten Berau ke-73 tahun ini karena memang telah dianggarkan pada tahun murni 2026,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa di tengah tekanan anggaran, Pemkab Berau tetap berupaya menjaga keberlanjutan agenda pembangunan, dengan pariwisata, pengembangan SDM, dan kesehatan menjadi sejumlah sektor yang ditekankan pemerintah daerah (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *