Gunung Tabur

Sultan Gunung Tabur Hadiri Audiensi Sultan Se-Kaltim Bersama Pangdam VI/Mulawarman

44
×

Sultan Gunung Tabur Hadiri Audiensi Sultan Se-Kaltim Bersama Pangdam VI/Mulawarman

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA.COM – Sultan Gunung Tabur Berau, PYM Aji Raden Muhammad Bahrun, menghadiri audiensi bersama para sultan dan tokoh adat se-Kalimantan Timur yang digelar di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, pada Selasa (21/7/2026) pukul 10.00 Wita lalu.

Audiensi tersebut dipimpin oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan lembaga adat dan kesultanan di Kalimantan Timur dalam menjaga persatuan, keamanan, serta pelestarian nilai-nilai budaya.

Sejumlah tokoh adat dan kesultanan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sultan Sambaliung Berau PYM H. Datu Amir, M.A., Sultan Gunung Tabur Berau PYM Aji Raden Muhammad Bahrun, perwakilan Majelis Tata Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H. Aji Mustawan Pranoto, Sultan Paser PYM H. Aji Jarnawi, Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H. Ir. Awang Yakoub Luthman, Sekretaris Jenderal Dewan Kebudayaan Nusantara H. Ir. Artha Mulya, Ketua PKKB Kalimantan Timur H. Ir. Awang Irwan, pelaku adat dan kebudayaan Dayak Ir. Iwan Lolang, serta perwakilan Majelis Tata Adat Kutai M. Reza.

Ditemui di kediaman beliau, Sultan Gunung Tabur, PYM Aji Raden Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa audiensi menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara lembaga adat dengan institusi negara.

“Kegiatan audiensi yang dilaksanakan di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, merupakan langkah strategis dalam mempererat tali silaturahmi serta membangun sinergi antara unsur lembaga adat Nusantara dengan jajaran TNI, khususnya di wilayah Kalimantan Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kesultanan Gunung Tabur sebagai bagian dari penjaga marwah adat dan budaya leluhur memiliki komitmen untuk terus mendukung peran TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sebagai bagian dari elemen penjaga marwah adat dan budaya leluhur, Kesultanan Gunung Tabur senantiasa berkomitmen mendukung penuh peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara, stabilitas keamanan, serta memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Melalui audiensi tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara institusi negara dan lembaga adat dalam menjaga persatuan bangsa, melestarikan nilai-nilai budaya, serta memperkuat peran masyarakat adat sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah dan ketahanan nasional (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *