Gunung Tabur

Sultan Gunung Tabur Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kampung Tasuk

5
×

Sultan Gunung Tabur Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kampung Tasuk

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran kembali ditunjukkan PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun, Sultan Gunung Tabur, Kabupaten Berau.

Pada hari Minggu (30/8/2026), bantuan sembako disalurkan kepada warga Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, yang menjadi korban musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (29/8/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak kehilangan akibat kebakaran.

Sejumlah paket kebutuhan pokok diserahkan secara langsung kepada warga terdampak.

Penyaluran bantuan berlangsung dengan melibatkan sejumlah pihak. Kehadiran Sultan Gunung Tabur bersama para pendamping di tengah warga menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat pascamusibah.

Bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga untuk sementara waktu, sekaligus meringankan beban mereka dalam menjalani masa pemulihan.

Musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga meninggalkan duka bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang miliknya.

Karena itu, dukungan dari berbagai pihak dinilai penting dalam membantu warga bangkit kembali.

Kegiatan sosial serupa menjadi bagian penting dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

Dalam pesan yang disampaikan melalui kegiatan tersebut, tersirat harapan agar warga terdampak diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit dan segera memperoleh penggantian atas berbagai kehilangan yang dialami akibat kebakaran.

“Semoga dibalik musibah ini ada hikmahnya dan segera tergantikan apa-apa yang sudah ikut terbakar,” pesan Sultan Gunung Tabur. 

Musibah kebakaran di Berau sendiri menjadi perhatian berbagai pihak. Upaya pemulihan pascakebakaran membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, organisasi sosial, serta para pihak yang memiliki kepedulian terhadap warga terdampak (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *