Tanjung Redeb

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemkab Tes Urine Aparatur Kampung Di 13 Kecamatan

16
×

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemkab Tes Urine Aparatur Kampung Di 13 Kecamatan

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau semakin serius memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar pemeriksaan urine bagi lurah, kepala kampung, hingga seluruh staf aparatur kampung secara bertahap di 13 kecamatan.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri langsung pelaksanaan tes urine bagi aparatur kampung di wilayah Kecamatan Gunung Tabur dan Teluk Bayur, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Gunung Tabur tersebut merupakan hasil kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK).

Gamalis menegaskan, pemeriksaan urine ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan aparatur pemerintahan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, aparatur kampung memiliki tanggung jawab besar karena menjadi ujung tombak pelayanan publik sekaligus sosok yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang patut diteladani.

“Upaya membangun masyarakat yang bebas narkoba harus dimulai dari aparatur pemerintah itu sendiri. Jangan sampai pihak yang seharusnya menjadi contoh justru terlibat dalam penyalahgunaan barang terlarang,” tegas Gamalis.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan tes urine dilakukan secara profesional, termasuk dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan.

Jika ditemukan indikasi positif, hasil tersebut harus dipastikan melalui pemeriksaan lanjutan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Pasalnya, konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat flu maupun obat yang mengandung bahan penenang, berpotensi memengaruhi hasil pemeriksaan awal.

Untuk itu, peserta diminta menyampaikan secara terbuka apabila mengonsumsi obat-obatan dalam satu hingga dua hari sebelum menjalani tes.

“Ini penting agar hasil pemeriksaan bisa dibaca secara tepat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.

Gamalis menyebutkan, pemeriksaan urine tersebut telah berjalan secara bertahap di sejumlah kecamatan. Sementara kecamatan lainnya akan mengikuti sesuai jadwal yang telah disiapkan.

Pemkab Berau juga telah menyiapkan langkah tindak lanjut apabila pemeriksaan lanjutan memastikan adanya aparatur yang menyalahgunakan narkoba.

Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan DPMK untuk mengarahkan aparatur bersangkutan menjalani rehabilitasi di tingkat Provinsi Kalimantan Timur sesuai prosedur yang berlaku.

“Pada prinsipnya, kami ingin memastikan aparatur yang melayani masyarakat benar-benar menjaga profesionalisme dan menjadi contoh yang baik di lingkungannya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Berau berharap tercipta lingkungan pemerintahan kampung yang sehat, bersih dari narkoba, serta mampu memberikan pelayanan publik secara profesional demi mewujudkan Berau yang aman dan berdaya saing (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *