Tanjung Redeb

Kualitas MBG Jadi Sorotan, Pemkab Siapkan Inspeksi Mendadak 14 Dapur SPPG

2
×

Kualitas MBG Jadi Sorotan, Pemkab Siapkan Inspeksi Mendadak 14 Dapur SPPG

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia makanan di Berau menjadi sasaran verifikasi ulang dan inspeksi guna memastikan kualitas serta keamanan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program nasional tersebut tidak sekadar berjalan dalam memenuhi target distribusi, tetapi benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan utama, yakni meningkatkan kualitas gizi dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kualitas makanan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG. Menurutnya, program tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai peluang bisnis bagi penyedia jasa makanan.

“Program tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai peluang bisnis bagi penyedia makanan. Kepentingan dan kualitas makanan yang diterima masyarakat, khususnya para penerima manfaat, harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Pangan, menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan, terutama menyangkut mutu dan kelayakan pangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan pemerintah daerah tengah mempersiapkan agenda inspeksi terhadap 14 SPPG tersebut.

Pemeriksaan nantinya tidak hanya dilakukan terhadap makanan yang siap dibagikan, tetapi juga menyasar seluruh rantai proses penyediaannya.

Mulai dari pemilihan dan kualitas bahan pangan, sistem penyimpanan, proses pengolahan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.

Dengan pemeriksaan menyeluruh, pemerintah ingin memastikan makanan yang dikonsumsi para penerima manfaat benar-benar memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

“Pengawasan ini menjadi penting agar MBG benar-benar memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan,” ungkap Gamalis.

Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Berau, Muhammad Said, menjelaskan bahwa pengawasan terhadap program tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak awal pelaksanaan.

Pada 2025, Pemkab Berau telah membentuk tim satgas untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengawal penyelenggaraan program MBG di daerah.

Kini, sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri, pemerintah daerah kembali menyiapkan proses verifikasi terhadap 14 SPPG yang menjadi sasaran pemeriksaan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan program strategis nasional ini berjalan sesuai tujuan, tanpa mengabaikan aspek keamanan, kelayakan, dan kualitas makanan.

Melalui verifikasi dan inspeksi tersebut, Pemkab Berau berharap seluruh penyedia layanan MBG semakin meningkatkan standar operasionalnya.

Sebab, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas gizi dan keamanan pangan yang benar-benar diterima masyarakat.

Pemerintah daerah pun menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar program MBG tidak menyimpang dari tujuan utamanya, yakni menghadirkan makanan bergizi dan aman bagi generasi penerus bangsa (bp).

Editor: Anang Ma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *