Berau

Dispusip Berau Fokus Perkuat Minat Baca Dengan Kunjungan Ke Sekolah

24
×

Dispusip Berau Fokus Perkuat Minat Baca Dengan Kunjungan Ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

“Sekarang anak-anak lebih banyak mengakses informasi lewat gawai. Karena itu, kami ingin mengajak mereka kembali merasakan pengalaman membaca langsung di perpustakaan,” ujar Rabiatul Islamiah

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan saat ini ia akan fokus memperkuat minat baca di kalangan pelajar melalui pendekatan langsung ke sekolah, salah satu langkah strategis yang disiapkan ialah program kunjungan bergilir dari sekolah ke perpustakaan.

Dalam skema ini, pelajar akan diajak datang langsung ke perpustakaan untuk membaca dan mengenal koleksi buku secara lebih dekat.

Rabiatul menyebut, program tersebut menjadi penting di tengah perubahan perilaku anak-anak yang kini lebih akrab dengan teknologi digital. Kemudahan akses informasi melalui media sosial dinilai turut memengaruhi minat baca buku fisik.

“Sekarang anak-anak lebih banyak mengakses informasi lewat gawai. Karena itu, kami ingin mengajak mereka kembali merasakan pengalaman membaca langsung di perpustakaan,” ujar Rabiatul Islamiah.

Menurutnya, keberadaan buku fisik tetap memiliki keunggulan dibandingkan dengan konten digital. Ia menilai, membaca buku secara langsung mampu meningkatkan daya serap informasi serta konsentrasi pembaca, terutama bagi pelajar.

“Ada perbedaan signifikan antara membaca buku dengan menonton video atau membaca sekilas secara online. Membaca langsung lebih mudah dipahami dan diingat,” katanya.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Tidak hanya sekadar tempat membaca, perpustakaan akan didorong menjadi pusat literasi yang mampu menarik minat generasi muda.Untuk itu, pihaknya akan berkolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk menyusun jadwal kunjungan secara berkala.

Dengan demikian, setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui budaya literasi.

Dispusip Berau optimistis, dengan pendekatan yang lebih aktif dan inovatif, minat baca masyarakat, khususnya pelajar, dapat terus meningkat meski di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Perpustakaan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Itu yang ingin kami wujudkan,” tutupnya (BP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *