Tanjung Redeb

Bupati Sri Juniarsih Mas Apresiasi Karang Ambun Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

18
×

Bupati Sri Juniarsih Mas Apresiasi Karang Ambun Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA.COM – Upaya mengurangi persoalan sampah di Kabupaten Berau terus didorong melalui berbagai inovasi di tingkat kelurahan. Salah satunya dilakukan Kelurahan Karang Ambun yang mengolah limbah plastik menjadi kerajinan tangan bernilai guna.

Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Menurutnya, langkah kreatif masyarakat tidak hanya menjadi solusi dalam mengurangi volume sampah, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi bagi warga.

“Saya sangat mengapresiasi Kelurahan Karang Ambun yang kali ini membuat kerajinan tangan dari limbah plastik. Ini menunjukkan bahwa limbah, seperti tutup botol yang sangat sederhana ini, dapat digunakan kembali menjadi barang berdaya guna dan tentu saja berkontribusi langsung dalam mengurangi sampah,” ungkap Bupati Sri Juniarsih. 

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak harus selalu berorientasi pada pembuangan. Limbah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai dapat diolah kembali menjadi produk kreatif apabila dikelola dengan inovasi dan keterampilan.

Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, pemanfaatan limbah menjadi produk kerajinan juga dinilai dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Masyarakat berpeluang memperoleh penghasilan dari hasil kreativitas tersebut, sekaligus mengurangi sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

Dorong Kampung dan Kelurahan Ikuti Langkah Karang Ambun

Bupati Sri Juniarsih berharap inovasi yang dilakukan Kelurahan Karang Ambun dapat menjadi contoh dan memunculkan gerakan serupa di kampung maupun kelurahan lainnya.

Ia mendorong masyarakat agar tidak melihat sampah hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai sesuatu yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan.

“Saya harap teman-teman lain juga termotivasi untuk sama-sama menjaga lingkungan kita, supaya sampah-sampah tadi kita jadikan kerajinan tangan, pupuk, biopori dan sebagainya,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah dapat menyediakan dukungan dan fasilitas, namun keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Karena itu, kreativitas di tingkat kelurahan seperti yang dilakukan Karang Ambun diharapkan terus berkembang.

Tidak hanya menghasilkan produk bernilai guna, tetapi juga membangun kebiasaan baru dalam memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah sejak dari sumbernya.

Langkah sederhana mengolah tutup botol menjadi kerajinan, menurut Bupati, menjadi contoh bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal kecil.

Jika dilakukan secara bersama dan berkelanjutan, gerakan tersebut diyakini mampu memberikan dampak lebih besar bagi kebersihan lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat Berau (BP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *