Tanjung Redeb

Tak Ingin Mati Suri, Syarifatul Syadiah Dorong Hidupkan Kembali Pertunjukan Budaya Jawa Secara Berkala

7
×

Tak Ingin Mati Suri, Syarifatul Syadiah Dorong Hidupkan Kembali Pertunjukan Budaya Jawa Secara Berkala

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD IKAPAKARTI Berau, Hj. Syarifatul Syadiah (bp)


BERAUPEDIA.COM – Ketua Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (IKAPAKARTI) Kabupaten Berau), Syarifatul Syadiah, mendorong upaya menghidupkan kembali pertunjukan seni dan budaya Jawa secara berkala di Kabupaten Berau.

Menurut Syarifatul, keberadaan seni budaya Jawa yang selama ini menjadi bagian dari keberagaman masyarakat Berau harus terus dijaga dan dikembangkan.

Ia tidak ingin berbagai kesenian tradisional Jawa mengalami masa surut atau hanya menjadi kegiatan sesekali tanpa keberlanjutan.

“Jangan sampai budaya Jawa mengalami mati suri. Kita perlu menghadirkan kembali ruang-ruang pertunjukan budaya secara rutin agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berbagai kesenian seperti wayang kulit, campursari, karawitan, tari tradisional, hingga seni pertunjukan Jawa lainnya memiliki nilai budaya yang tinggi.

Selain sebagai hiburan, kesenian tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.

IKAPAKARTI Berau, lanjutnya, siap mendorong kolaborasi bersama paguyuban Jawa, komunitas seni, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait untuk menyusun agenda pertunjukan budaya secara berkala.

“Budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus terus dipentaskan dan diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan begitu, nilai-nilai budaya dan kearifan lokal tetap terjaga,” katanya.

Syarifatul menilai pertunjukan budaya juga memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.

Kegiatan budaya yang dikemas dengan baik dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi.

Ia berharap semangat menjaga keberagaman budaya terus tumbuh di tengah masyarakat Berau yang dikenal memiliki berbagai latar belakang suku dan budaya.

“Melalui budaya, kita memperkuat kebersamaan. IKAPAKARTI akan terus berkomitmen menjaga dan mengembangkan budaya Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Berau,” pungkasnya (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *