
beraupedia.com – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Berau. Polsek Talisayan bersama pemerintah kecamatan, TNI, BPBD, pihak perusahaan, UPTD KPHP, serta masyarakat menggelar rapat koordinasi lintas sektor sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan.
Kegiatan yang berlangsung di RT 003 Kampung Biatan Ilir tersebut diikuti Camat Biatan Rusdiansyah, S.Sos., Kapolsek Talisayan AKP Rakhmad Wiwit Dianto, S.H., M.H., jajaran pemerintah kampung, TNI-Polri, perwakilan BPBD Kabupaten Berau, pihak perusahaan, UPTD KPHP, para ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kapolsek Talisayan AKP Rakhmad Wiwit Dianto menegaskan, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami meminta seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami juga melarang keras pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak yang luas dan dapat berhadapan dengan ketentuan hukum,” tegasnya.
Menurutnya, karhutla dapat menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya terhadap lingkungan dan ekosistem, tetapi juga kesehatan masyarakat akibat paparan asap. Kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas serta perekonomian warga.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di kawasan dengan kondisi lahan yang kering.
Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi maupun titik api.
Selain sosialisasi secara langsung, upaya pencegahan dilakukan melalui pemasangan baliho dan spanduk berisi larangan pembakaran hutan dan lahan.
Informasi mengenai pencegahan karhutla juga disebarluaskan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Dalam koordinasi tersebut, peningkatan peran masyarakat turut menjadi perhatian. Salah satunya melalui pembentukan dan penguatan jejaring Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bagian dari kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi karhutla.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencegah kebakaran sejak dini. Pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat diharapkan memiliki kepedulian dan respons yang sama ketika menghadapi potensi kebakaran.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Talisayan berharap koordinasi antarpihak semakin solid sehingga potensi karhutla dapat ditekan, sementara setiap kejadian yang muncul dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas (bp).









