Tanjung Redeb

Kejar Dukungan Kemenhub, Usulkan Kapal Wisata Hingga Pengembangan Dermaga

41
×

Kejar Dukungan Kemenhub, Usulkan Kapal Wisata Hingga Pengembangan Dermaga

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, terus mendorong dukungan anggaran pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi laut di Kabupaten Berau.

Kali ini, Pemkab Berau menyampaikan sejumlah usulan program prioritas kepada Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Rabu (21/10/2026).

Dalam audiensi tersebut, Sri Juniarsih mengusulkan percepatan pengembangan dermaga, peningkatan fasilitas pendukung pelabuhan, penyediaan kapal wisata, hingga sarana bantu navigasi pelayaran di kawasan kepulauan.

Usulan itu dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

Bupati diterima Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Lollan Andy Sutomo Panjaitan, beserta jajaran. Dalam pertemuan itu, Sri Juniarsih memaparkan kondisi geografis Berau yang memiliki wilayah pesisir dan kepulauan dengan potensi pariwisata bahari yang besar.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan dan dermaga memiliki peran strategis, bukan hanya untuk menunjang aktivitas masyarakat, tetapi juga memastikan kelancaran distribusi kebutuhan pokok serta mempermudah akses wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan.

Pemkab Berau sendiri telah membangun dan mengelola sejumlah dermaga melalui Dinas Perhubungan, termasuk di wilayah Biduk-Biduk dan Pulau Maratua.

Infrastruktur tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat pesisir dan kepulauan sehingga membutuhkan dukungan fasilitas serta sarana operasional yang memadai.

“Tentu kami sangat berharap dukungan dari Kementerian Perhubungan terkait operasional dermaga. Termasuk dukungan peningkatan fasilitas yang ada,” jelasnya.

Selain pengembangan dermaga, Sri Juniarsih juga mengusulkan penyediaan kapal wisata yang dapat menghubungkan sejumlah pulau tujuan wisata di perairan Berau.

Menurutnya, keberadaan kapal tersebut tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penunjang pariwisata, tetapi juga dapat membantu mobilitas masyarakat di kawasan pesisir dan kepulauan.

“Dengan adanya kapal wisata maka akan menambah daya tarik wisatawan ke Kabupaten Berau,” ucapnya.

Persoalan keselamatan pelayaran turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut. Sri Juniarsih menekankan pentingnya dukungan sarana bantu navigasi pelayaran, terutama di kawasan pulau-pulau wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.

Ia menyinggung sejumlah kejadian kapal live on board (LOB) yang kandas dan menyebabkan kerusakan terumbu karang di perairan Derawan dan Maratua.

Menurutnya, penetapan alur pelayaran yang jelas dapat membantu meningkatkan keselamatan kapal sekaligus melindungi ekosistem laut.

“Jika ada alur yang telah ditentukan tentu ini akan sangat membantu dan kawasan wisata ini juga akan lebih aman,” tandasnya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi antara Pemkab Berau dan Kementerian Perhubungan dalam merealisasikan kebutuhan infrastruktur transportasi laut.

Dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarpulau, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendukung pengembangan pariwisata bahari Berau secara berkelanjutan.

Turut mendampingi Bupati Berau dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Berau Rusna Hefni dan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Ima Rosita (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *