Tanjung Redeb

Sri Juniarsih Dorong Pariwisata Dan UMKM Berau Tembus Pasar Nasional Hingga Internasional

89
×

Sri Juniarsih Dorong Pariwisata Dan UMKM Berau Tembus Pasar Nasional Hingga Internasional

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mendorong pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah.

Potensi wisata bahari hingga pengolahan komoditas lokal dinilai dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sri Juniarsih dalam kegiatan Bincang Kepala Daerah di sela-sela Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS 2026, Selasa (20/10/2026).

Dalam pemaparannya, Sri Juniarsih menyoroti potensi pariwisata bahari Berau, termasuk Pulau Derawan yang keindahannya diabadikan pada uang rupiah.

Potensi tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga harus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Salah satu upaya yang didorong pemerintah daerah adalah mengolah komoditas lokal menjadi produk unggulan dengan nilai tambah lebih tinggi.

Cokelat khas Berau, misalnya, yang sebelumnya dipasarkan dalam bentuk biji, kini dikembangkan menjadi produk olahan dengan kemasan menarik untuk dijadikan oleh-oleh wisatawan.

Selain cokelat, Pemkab Berau turut mendorong pengembangan produk madu, olahan kelapa, serta batik bermotif Maratua dan Derawan sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

“Kenapa kita tidak buat kemasan seperti ini sehingga ketika orang datang berwisata mereka punya oleh-oleh,” ujar Sri Juniarsih.

Menurutnya, pengembangan produk oleh-oleh menjadi salah satu cara agar aktivitas pariwisata memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam Berau, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal dan membeli produk khas daerah.

Untuk memperkuat usaha masyarakat, Pemkab Berau menjalankan program SIGAP Sejahtera melalui pendampingan potensi sumber daya di masing-masing kampung.

Program ini diarahkan untuk mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Sri Juniarsih menegaskan, pengembangan potensi daerah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong produk lokal berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Saya sebagai kepala daerah tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan dukungan dari segala pihak untuk turut andil mengangkat potensi yang kita miliki,” ungkapnya.

Melalui penguatan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM, Pemkab Berau berharap potensi alam dan sumber daya lokal dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha dan memperluas pasar produk unggulan daerah (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *