Tanjung Redeb

Intrusi Air Laut Masuk IPA Gurimbang, Perumdam Batiwakkal Hentikan Operasional Saat Pasang

35
×

Intrusi Air Laut Masuk IPA Gurimbang, Perumdam Batiwakkal Hentikan Operasional Saat Pasang

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengambil langkah cepat menyikapi intrusi air laut yang mulai masuk hingga ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang.

Kondisi tersebut membuat Perumda Batiwakkal untuk sementara menghentikan operasional IPA Gurimbang, terutama ketika air laut dalam kondisi pasang.

Operasional akan kembali dilakukan setelah air surut dan kadar garam atau Total Dissolved Solids (TDS) berada di bawah 300 parts per million (ppm).

Penghentian sementara ini berdampak terhadap pelayanan air bersih di sejumlah wilayah yang selama ini mendapat pasokan dari IPA Gurimbang.

Manager Teknik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Syahril, mengatakan penghentian dilakukan karena kondisi air baku belum memungkinkan untuk kembali diolah dan didistribusikan kepada pelanggan.

“Operasional akan dijalankan kembali pada saat air surut atau kadar garam (TDS) di bawah 300 ppm,” kata Syahril.

Ia menjelaskan, gangguan pelayanan dirasakan pelanggan di Kampung Gurimbang, Sukan Tengah, Tanjung Perangat, sebagian wilayah Bebanir Bangun, serta jalan poros arah Sambaliung.

Perumda Batiwakkal memastikan operasional IPA Gurimbang akan kembali dilakukan setelah kualitas air baku memenuhi parameter yang ditentukan.

Dengan demikian, pelayanan di wilayah terdampak diharapkan kembali normal setelah air surut dan kadar TDS berada di bawah ambang batas.

Pelanggan Diminta Tampung Air

Di tengah kondisi tersebut, Perumda Batiwakkal mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk melakukan langkah antisipasi dengan menampung air ketika IPA Gurimbang masih beroperasi.

Manager Hubungan Pelanggan Perumda Batiwakkal, Rudy Hartono, meminta masyarakat memanfaatkan waktu operasional untuk menyiapkan cadangan air bersih.

“Kami mengimbau untuk melakukan penampungan air pada saat jam operasional,” ujarnya.

Rudy mewakili manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan air bersih akibat kondisi tersebut.

Ia mengatakan, informasi mengenai potensi gangguan pelayanan telah disampaikan kepada masyarakat, khususnya pelanggan yang berada di wilayah terdampak.

“Sudah mulai kemarin, khususnya wilayah terdampak total,” katanya.

Perumda Batiwakkal menegaskan, operasional IPA Gurimbang akan kembali berjalan setelah kondisi air memungkinkan untuk diolah.

Kadar TDS di bawah 300 ppm menjadi salah satu indikator utama sebelum pengolahan dan distribusi air kembali dilakukan.

Sementara itu, pelanggan di wilayah terdampak diminta menggunakan persediaan air secara bijak dan memanfaatkan setiap periode operasional IPA untuk menyiapkan cadangan kebutuhan air bersih.

Perumda Batiwakkal kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan pelayanan tersebut (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *