Berau

Siasat Pecah Belah Jangan Lagi Terulang, Persatuan Jadi Kekuatan Utama Paguyuban Jawa Di Berau

18
×

Siasat Pecah Belah Jangan Lagi Terulang, Persatuan Jadi Kekuatan Utama Paguyuban Jawa Di Berau

Sebarkan artikel ini

Edy Santosa, SH 

Beraupedia.com – Berbagai elemen dan tokoh masyarakat keturunan Jawa di Kabupaten Berau menyerukan sikap tegas: segala bentuk siasat, upaya, atau isu yang berpotensi memecah belah persatuan tidak boleh lagi dibiarkan terjadi di tubuh organisasi maupun paguyuban Jawa setempat.

Seruan ini disampaikan guna menjaga keutuhan organisasi agar tetap menjadi wadah yang bermanfaat bagi generasi muda dan kemajuan daerah.

Para pengurus dan tokoh sepakat bahwa perpecahan hanya akan melemahkan perjuangan, menghambat pelestarian budaya, serta melenyapkan manfaat yang seharusnya dirasakan oleh seluruh warga.

Pengalaman di masa lalu menjadi pelajaran berharga, bahwa perselisihan yang dipicu ambisi pribadi atau kelompok justru merugikan citra dan keberlangsungan organisasi di mata masyarakat luas.

“Paguyuban dan wadah pergerakan pemuda didirikan untuk menyatukan, bukan memisahkan. Jangan sampai ada pihak yang bermain di balik layar, menyebar isu, atau memainkan hasutan demi kepentingan sendiri. Siasat pecah belah itu racun; jika dibiarkan, masa depan generasi muda terancam hilang arah,” tegas Edy Santosa, SH  salah satu tokoh paguyuban jawa.

Ia menambahkan, keberagaman pandangan adalah hal wajar, namun penyelesaiannya harus ditempuh melalui musyawarah, kekeluargaan, dan berpegang teguh pada prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” serta nilai luhur budaya Jawa: rukun agawe santosa, crah agawe bubrah – bersatu membawa kemakmuran, berpecah membawa kehancuran.

Seluruh elemen diminta untuk lebih waspada, menyaring setiap informasi yang masuk, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

Persatuan paguyuban Jawa di Berau diharapkan tetap kokoh, mampu bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan lain, serta terus berkontribusi nyata dalam pembangunan, kerukunan antarwarga, dan pelestarian budaya di Bumi Berau Bercahaya.

“Mari kita pegang teguh persaudaraan. Jangan biarkan siasat lama memecah belah kembali merusak apa yang sudah kita bangun bersama. Bersatu kita kuat, bergerak kita maju untuk Berau yang lebih baik,” pungkasnya (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *