
beraupedia.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Kabupaten Berau mendapat perhatian Polres Berau.
Personel Unit Turjawali Satlantas diterjunkan untuk mengurai kepadatan kendaraan di sekitar SPBU Bujangga, Kecamatan Tanjung Redeb, kemarin.
Pengaturan lalu lintas dilakukan mulai pukul 11.00 WITA untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di tengah meningkatnya jumlah kendaraan yang mengantre BBM jenis Pertalite dan Pertamax.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan upaya kepolisian menjaga aktivitas masyarakat tetap aman dan tertib.
Polisi juga mengantisipasi potensi penimbunan maupun kecurangan di tengah kondisi kelangkaan BBM.
“Polres Berau hadir untuk memastikan aktivitas masyarakat di jalan raya tetap aman dan tertib. Mengenai kelangkaan BBM yang terjadi beberapa hari terakhir, kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik,” ujar Ridho.
Ia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas oknum yang terbukti melakukan penimbunan BBM maupun tindakan spekulatif yang merugikan masyarakat.

Sementara itu, untuk mengurai antrean di SPBU Bujangga, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas. Antrean Pertamax ditempatkan sepenuhnya di dalam area SPBU untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sedangkan antrean Pertalite untuk sepeda motor diarahkan sepanjang Jalan Pangeran Hidayatullah menuju arah Pesantren Hidayatullah.
Sementara kendaraan roda empat dialihkan melalui Jalan Pulau Sambit, tepat di depan Kantor Kecamatan Tanjung Redeb.
Rekayasa tersebut dilakukan agar antrean kendaraan tidak menutup persimpangan utama dan arus lalu lintas di sekitar SPBU tetap bergerak.
Polres Berau mengimbau masyarakat tetap tertib selama mengantre serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi di tengah kelangkaan BBM (bp).













