Tanjung Redeb

Perumdam Batiwakkal Digitalisasi Layanan, Urusan Air Bersih Berau Kini Makin Mudah Diakses

29
×

Perumdam Batiwakkal Digitalisasi Layanan, Urusan Air Bersih Berau Kini Makin Mudah Diakses

Sebarkan artikel ini
Dirut Perumdam Batiwakkal Berau, Saipul Rahman (bp)


beraupedia.com Urusan layanan air bersih di Kabupaten Berau perlahan memasuki babak baru. Masyarakat kini tidak lagi harus selalu datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Batiwakkal hanya untuk mengurus administrasi maupun mendapatkan informasi terkait layanan pelanggan.

Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus mendorong pemanfaatan layanan berbasis digital sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik.

Sejumlah kebutuhan pelanggan mulai diarahkan agar dapat diakses secara daring melalui portal resmi perusahaan.

Layanan tersebut antara lain pengajuan sambungan rumah (SR) baru, perhitungan perkiraan rekening air, penyampaian keluhan pelanggan, hingga informasi mengenai kondisi distribusi air.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, Saipul Rahman, mengatakan digitalisasi pelayanan merupakan langkah perusahaan untuk menyesuaikan pola pelayanan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin menginginkan layanan cepat dan praktis.

“Pelayanan harus mengikuti kebutuhan masyarakat. Dengan sistem daring, berbagai urusan dapat dilakukan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor. Kami ingin waktu masyarakat lebih efisien dan proses pelayanan juga semakin mudah dipantau,” ujar Saipul, baru-baru ini.

Menurutnya, keberadaan layanan digital memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mengawali berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus menghabiskan waktu di perjalanan maupun mengantre di kantor pelayanan.

Salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan adalah pengajuan sambungan rumah baru. Melalui sistem daring, calon pelanggan dapat memperoleh gambaran mengenai proses dan kebutuhan administrasi sebelum melanjutkan ke tahapan pelayanan berikutnya.

Digitalisasi layanan tidak hanya ditujukan untuk memangkas antrean di kantor pelayanan. Lebih dari itu, sistem tersebut diharapkan membuat informasi mengenai layanan air bersih lebih mudah dijangkau masyarakat.

Pelanggan dapat memperoleh informasi melalui kanal resmi perusahaan tanpa harus datang langsung hanya untuk menanyakan hal-hal yang bersifat administratif.

Namun, transformasi digital juga menghadirkan tantangan baru. Kemudahan akses harus berjalan beriringan dengan kecepatan respons dan ketepatan informasi yang diberikan kepada pelanggan.

Sistem digital akan kehilangan manfaat apabila informasi yang tersedia tidak diperbarui atau pengaduan pelanggan tidak segera ditindaklanjuti.

Karena itu, Perumda Batiwakkal tidak hanya dituntut membangun sistem digital, tetapi juga memastikan pelayanan di balik sistem tersebut berjalan optimal.

Saipul menegaskan, pengembangan layanan digital akan terus dilakukan. Perbaikan sistem diarahkan untuk menyederhanakan proses administrasi, meningkatkan keterbukaan informasi, serta memperkuat komunikasi antara pelanggan dan perusahaan.

“Ke depan kami akan terus memperbaiki sistem yang ada. Harapannya, pelayanan menjadi lebih cepat, informasinya jelas, dan masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan mereka terkait layanan air bersih,” pungkasnya.

Transformasi digital tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Air Minum Batiwakkal mengubah wajah pelayanan air bersih di Berau.

Jika sebelumnya pelanggan harus datang ke loket untuk memulai berbagai urusan, ke depan sebagian kebutuhan tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui perangkat digital.

Bagi masyarakat, perubahan itu bukan sekadar persoalan teknologi. Yang lebih penting adalah bagaimana digitalisasi mampu menghemat waktu, memperluas akses informasi, serta menghadirkan pelayanan yang lebih cepat ketika kebutuhan air bersih harus segera ditangani (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *