
beraupedia.com – Pemerintah Kabupaten Berau mulai memperluas pemanfaatan teknologi untuk memantau kondisi wilayah secara lebih cepat dan aktual.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan kamera pengawas atau CCTV yang ditargetkan terpasang hingga 1.000 titik di berbagai lokasi strategis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemasangan CCTV tidak semata-mata ditujukan untuk kepentingan keamanan.
Ke depan, kamera tersebut diharapkan menjadi bagian dari sistem pemantauan pemerintah terhadap kondisi masyarakat sekaligus pelayanan publik.
“Target kita itu 1.000 titik. Bisa ditempatkan di tempat-tempat umum, misalnya Pelabuhan Sanggam, tempat pembuangan sampah, kemudian kantor-kantor pelayanan seperti kelurahan, kecamatan dan Mal Pelayanan Publik,” ujar Didi.
Untuk tahap awal, Pemkab Berau menyiapkan pemasangan CCTV di 25 titik. Pengadaan saat ini masih dalam proses lelang, dengan lokasi awal pemasangan yang sementara diarahkan di kawasan perkotaan.
Menurut Didi, keberadaan CCTV akan memungkinkan pemerintah daerah memperoleh gambaran kondisi lapangan secara lebih aktual.
Informasi visual tersebut dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi kepala daerah maupun perangkat daerah dalam memantau pelayanan tanpa harus selalu turun langsung ke lokasi.
“Jadi pemerintah daerah, dalam hal ini kepala daerah, bisa melihat kondisi aktual masyarakat, terutama dalam hal pelayanan,” katanya.
Pemanfaatan jaringan CCTV juga berpeluang dikembangkan melalui kolaborasi lintas instansi. Diskominfo membuka kemungkinan sistem tersebut nantinya dapat terintegrasi atau dimanfaatkan bersama instansi seperti kepolisian dan Dinas Perhubungan, khususnya untuk mendukung pemantauan lalu lintas dan kondisi jalan.
Selain keamanan dan lalu lintas, CCTV juga dapat diarahkan untuk mendukung pengawasan sektor kebersihan dan ketertiban umum.
Kamera yang ditempatkan di lokasi tertentu dapat membantu pemerintah melihat kondisi lingkungan, termasuk aktivitas di tempat pembuangan sampah serta potensi pelanggaran ketertiban.
Pengembangan tersebut akan dilakukan secara bertahap. Setelah pemasangan 25 titik awal terealisasi, jaringan CCTV akan terus diperluas hingga mencapai target 1.000 titik di berbagai kawasan strategis Kabupaten Berau.
Didi berharap proses pengadaan tahap awal dapat segera dituntaskan sehingga pemasangan CCTV bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Kalau proses lelang sudah selesai dan sudah ada pemenangnya, berarti CCTV itu sudah bisa segera dipasang,” pungkasnya (bp).













