Berau

Pemkab Ingin Kawasan Jalan Murjani I Jadi Pusat Gastronomi Berau

20
×

Pemkab Ingin Kawasan Jalan Murjani I Jadi Pusat Gastronomi Berau

Sebarkan artikel ini

“Kawasan Murjani I ini sudah menjadi titik pertemuan warga. Nah, kami ingin mengubahnya menjadi lebih dari sekadar tempat rekreasi, tapi juga menjadi pusat yang memperkenalkan seluruh kekayaan kuliner khas Berau. Di sinilah nantinya orang bisa menemukan, mencicipi, sekaligus mengenal lebih dalam berbagai makanan dan minuman asli daerah yang menjadi identitas budaya kita”

– Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd

BERAUPEDIA.COM – Kawasan Jalan Murjani I Tanjung Redeb, yang sudah menjadi tempat kegiatan CFD Banuarasa Weekend setiap minggunya, diproyeksikan menjadi pusat kuliner dan gastronomi andalan Kabupaten Berau. Rencana ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah, melalui instansi terkait, untuk mengangkat potensi kuliner lokal sekaligus menciptakan destinasi wisata baru yang menarik minat pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan ini menjadi pusat gastronomi merupakan langkah strategis. Pasalnya, lokasi tersebut sudah lama dikenal sebagai tempat berkumpul warga, terutama saat akhir pekan, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Kawasan Murjani I ini sudah menjadi titik pertemuan warga. Nah, kami ingin mengubahnya menjadi lebih dari sekadar tempat rekreasi, tapi juga menjadi pusat yang memperkenalkan seluruh kekayaan kuliner khas Berau. Di sinilah nantinya orang bisa menemukan, mencicipi, sekaligus mengenal lebih dalam berbagai makanan dan minuman asli daerah yang menjadi identitas budaya kita,” ungkap Bupati. 

Lebih lanjut dijelaskan, konsep gastronomi yang akan dibangun tidak hanya sekedar tempat berjualan makanan, tetapi juga mengangkat nilai sejarah, budaya, dan cara pembuatan setiap kuliner yang ditawarkan.

Nantinya, setiap pedagang yang ada di kawasan ini diharapkan tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga mampu bercerita tentang asal-usul, keunikan, hingga filosofi di balik hidangan yang dijualnya.

Berbagai kuliner khas yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat, seperti olahan hasil laut, makanan tradisional suku asli, hingga hidangan yang menjadi warisan budaya pendatang, akan dikemas sedemikian rupa agar menjadi daya tarik tersendiri.

Pemerintah daerah juga berencana memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha kuliner agar mampu meningkatkan kualitas rasa, penyajian, serta kebersihan, sehingga layak dijadikan destinasi wisata kuliner tingkat daerah maupun nasional.

“Kami ingin kawasan ini menjadi etalase kuliner Berau. Jadi ketika orang datang ke sini, mereka tidak hanya kenyang, tapi juga mendapatkan pengalaman baru dan pengetahuan tentang kekayaan budaya kita lewat makanan. Ini juga sekaligus menjadi upaya melestarikan kuliner tradisional agar tidak hilang tergerus zaman,” tambahnya.

Selain itu, pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Dengan semakin ramainya pengunjung, maka pendapatan para pelaku usaha kuliner di kawasan ini pun diharapkan meningkat, sekaligus membuka peluang usaha baru yang bisa menyerap tenaga kerja lokal.

Pihak  Pemkab bersama instansi terkait saat ini tengah menyusun konsep pengembangan, mulai dari penataan lingkungan, penyediaan fasilitas pendukung, hingga penyusunan aturan main yang akan berlaku di kawasan tersebut.

Bupati berharap, pengembangan ini bisa segera direalisasikan dan dalam waktu dekat kawasan Murjani I benar-benar bertransformasi menjadi pusat gastronomi yang ikonik dan menjadi kebanggaan seluruh warga Berau (bp).

| EDITOR : Anang Ma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *