
beraupedia.com – Kondisi cuaca buruk akibat dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ditambah musim kemarau yang melanda Kabupaten Berau, menjadi perhatian berbagai pihak karena berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat.
Kepedulian terhadap kondisi tersebut turut ditunjukkan Kesultanan Gunung Tabur. Dipimpin PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun bersama Punggawa dan Srikandi Kesultanan Gunung Tabur, aksi peduli kesehatan kembali dilakukan melalui pembagian masker tahap II, Minggu (20/9/2026).
Pembagian masker menyasar dua lokasi, yakni sepanjang jalur Taman Basinang Gunung Tabur dan Perempatan Kilometer 5, Kelurahan Bedungun.
Masker dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Sultan Gunung Tabur, PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun, mengatakan pembagian masker merupakan langkah sederhana yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Meskipun masker kecil bentuknya, namun manfaatnya sangat besar dalam menjaga kesehatan di tengah cuaca serta kabut asap yang melanda. Kami berusaha untuk terus peduli terhadap kesehatan sesama warga kita,” ujar Sultan.
Ia menambahkan, aksi tersebut menjadi bagian dari kepedulian Kesultanan Gunung Tabur terhadap kondisi masyarakat, khususnya ketika kualitas udara menurun akibat asap dan kondisi kemarau.
Melalui kegiatan tersebut, Kesultanan Gunung Tabur berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih kurang baik (bp).













