Tanjung Redeb

Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Bantuan Alsintan, Pemkab Berau Kejar Mekanisasi Pertanian

13
×

Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Bantuan Alsintan, Pemkab Berau Kejar Mekanisasi Pertanian

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com Efisiensi anggaran tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengurangi dukungan terhadap sektor pertanian.

Pengadaan dan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) dipastikan tetap berjalan untuk menjaga produktivitas sekaligus mempercepat mekanisasi di tingkat petani.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan sektor pertanian, perkebunan dan kelautan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Sri Juniarsih, keterbatasan fiskal daerah justru mendorong Pemkab Berau memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat, khususnya petani, tetap dapat dipenuhi melalui dukungan program dan bantuan dari pusat.

Upaya itu mulai membuahkan hasil. Sejumlah stimulus berhasil diperoleh, di antaranya bantuan bibit kakao dan kelapa dalam yang masing-masing dialokasikan untuk pengembangan lahan seluas 200 hektare.

“Komitmen kami untuk menyalurkan alsintan tetap berlanjut di tengah efisiensi anggaran demi menjaga produktivitas para petani dan nelayan kita,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini, mengatakan dukungan terhadap mekanisasi pertanian terus diperkuat melalui penyaluran berbagai jenis alsintan.

Bantuan tersebut mencakup traktor roda dua, rice transplanter, pompa air hingga drone pertanian.

Menurut Lita, penggunaan alsintan diharapkan mampu mempercepat tahapan produksi sekaligus menekan biaya operasional yang harus ditanggung petani.

“Intervensi bantuan alsintan terus kami optimalkan agar cakupan mekanisasi lahan pertanian merata dan mampu memangkas biaya produksi petani,” jelasnya.

Pemkab Berau menempatkan penguatan mekanisasi sebagai salah satu strategi penting dalam mendukung target swasembada pangan.

Karena itu, penyaluran bantuan akan diarahkan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi kelompok tani.

Sri Juniarsih juga meminta para petani memanfaatkan fasilitas dan bantuan pemerintah secara optimal.

Menurutnya, keberlanjutan dukungan terhadap sektor pertanian harus diikuti dengan pemanfaatan bantuan secara produktif.

“Tahun ini insyaallah kita dapat alokasi alsintan lagi, sehingga petani tak perlu patah arang karena target swasembada ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *