Tanjung Redeb

DTPHP Berau Salurkan 90 Sapi Untuk Perkuat Pembibitan Di Lima Kampung

62
×

DTPHP Berau Salurkan 90 Sapi Untuk Perkuat Pembibitan Di Lima Kampung

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan sektor peternakan melalui program pembibitan sapi.

Pada 2026, sebanyak 90 ekor sapi disalurkan kepada kelompok peternak di lima kampung dengan dukungan anggaran sekitar Rp1,2 miliar dari APBD Berau 2026.

Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan program tersebut tidak sekadar bertujuan menambah jumlah ternak yang dimiliki kelompok penerima.

Bantuan diarahkan untuk memperkuat pembibitan sekaligus mendorong pertumbuhan populasi sapi di Kabupaten Berau.

Dari total 90 ekor sapi yang disalurkan, sebanyak 84 ekor merupakan sapi betina dan enam ekor sapi jantan.

Komposisi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pembibitan, mengingat sapi betina memiliki peran penting dalam meningkatkan populasi ternak.

“Komposisi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pembibitan karena sapi betina menjadi bagian penting dalam pengembangan populasi ternak,” ungkap Lita.

Menurutnya, jumlah sapi jantan memang tidak perlu sebanyak sapi betina. Satu ekor pejantan dapat digunakan untuk mengawini beberapa ekor betina sehingga kebutuhan pejantan dalam satu kelompok relatif lebih sedikit.

“Dalam pengembangan pembibitan, perbandingan ideal yakni satu sapi jantan untuk 10 sapi betina. Namun, satu pejantan untuk 20 betina masih dapat diterapkan,” katanya.

Pertimbangan lainnya berkaitan dengan harga sapi jantan yang relatif lebih mahal dibandingkan sapi betina. Karena itu, jumlah pejantan disesuaikan dengan kebutuhan pembibitan kelompok.

“Kalau idealnya satu jantan untuk 10 betina. Tapi satu banding 20 masih oke. Jadi kalau satu kampung ada satu jantan sebenarnya sudah cukup untuk mendukung pembibitan,” ujarnya.

Program tersebut menyasar kelompok peternak di lima kampung, yakni Teluk Sumbang, Biatan Ilir, Limunjan, Gunung Tabur, dan Tasuk. Jumlah sapi yang diterima masing-masing kampung bervariasi, berkisar antara 15 hingga 25 ekor.

Lita menjelaskan, perbedaan jumlah bantuan tersebut disesuaikan dengan proposal yang diajukan masing-masing kelompok pada tahun sebelumnya.

“Jumlah ternak yang diterima masing-masing kampung bervariasi, mulai dari 15 hingga 25 ekor. Jadi tidak sama setiap kampung dan hanya lima kampung itu yang bisa diberi bantuan. Karena memang dasarnya dari proposal mereka tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sebelum bantuan disalurkan, DTPHP Berau terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap kelompok calon penerima.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelompok memiliki kemampuan serta memenuhi persyaratan dalam mengelola ternak.

Kelompok penerima diwajibkan memiliki pengalaman beternak, legalitas kelompok yang jelas, terdaftar, serta memiliki badan hukum.

“Kelompok yang mendapatkan bantuan harus memenuhi persyaratan. Mereka memang biasa memelihara ternak, legalitas kelompoknya ada, terdaftar dan harus memiliki badan hukum,” ungkap Lita.

Ia menyebutkan sebagian besar sapi telah disalurkan kepada kelompok penerima. Namun, khusus untuk Kampung Tasuk, proses penyaluran masih menunggu kedatangan ternak dari daerah asal karena terdapat kendala dalam perjalanan.

“Alhamdulillah sudah tersalur dengan baik. Yang di Tasuk masih menunggu sapinya datang karena ada kendala perjalanan. Insyaallah dalam minggu ini akan selesai,” katanya.

Sapi yang disalurkan merupakan sapi Bali yang didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jenis sapi tersebut dipilih untuk mendukung pengembangan komoditas peternakan yang selama ini dikembangkan di daerah.

Melalui program ini, DTPHP Berau berharap bantuan ternak tidak berhenti pada jumlah sapi yang diterima kelompok.

Sapi-sapi tersebut diharapkan dapat berkembang biak secara berkelanjutan sehingga dalam jangka panjang mampu meningkatkan populasi sapi sekaligus memperkuat ketersediaan bibit ternak di Kabupaten Berau (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *