Tanjung Redeb

Disbudpar Berau Siapkan Konsep Baru Air Panas Pemapak, Angkat Storytelling Hingga Wisata Malam

50
×

Disbudpar Berau Siapkan Konsep Baru Air Panas Pemapak, Angkat Storytelling Hingga Wisata Malam

Sebarkan artikel ini
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa (bp)


BERAUPEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menyiapkan konsep baru dalam pengembangan objek wisata Air Panas Pemapak agar memiliki daya tarik yang lebih kuat dan mampu menarik kunjungan wisatawan sepanjang tahun.

Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, pengembangan destinasi tersebut tidak hanya difokuskan pada pembenahan fasilitas, tetapi juga memperkuat pengalaman wisata melalui narasi atau storytelling yang mengangkat sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat di sekitar kawasan.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan Air Panas Pemapak memiliki potensi yang jauh lebih besar dibanding sekadar menjadi lokasi berendam.

Menurutnya, sebuah destinasi wisata akan lebih menarik apabila memiliki cerita yang mampu membangun pengalaman emosional bagi para pengunjung.

“Destinasi ini perlu dilengkapi dengan cerita. Bisa tentang sejarah penemuannya, kisah-kisah masyarakat sekitar, cerita religi, misteri, sampai pengalaman orang-orang yang merasa memperoleh manfaat kesehatan setelah menjalani terapi air panas,” ujarnya.

Yudha menjelaskan, berbagai pengalaman pengunjung yang mengaku merasakan manfaat kesehatan setelah berendam juga akan dihimpun sebagai bagian dari narasi wisata.

Cerita-cerita tersebut diharapkan menjadi nilai tambah dalam promosi sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memperoleh pengalaman yang lebih berkesan selama berada di Air Panas Pemapak.

Selain memperkuat konsep storytelling, Disbudpar Berau juga mulai mengkaji kemungkinan memperpanjang jam operasional objek wisata tersebut hingga malam hari.

“Kami juga mulai mengkaji kemungkinan memperpanjang jam operasional wisata hingga malam hari,” katanya.

Menurut Yudha, wisata terapi air panas pada malam hari memiliki daya tarik tersendiri. Suasana yang lebih tenang dan udara yang sejuk dinilai mampu memberikan pengalaman relaksasi yang berbeda bagi para pengunjung.

“Kalau memungkinkan, malam hari juga bisa dibuka untuk terapi. Orang yang ingin mencari ketenangan atau sekadar beristirahat bisa menikmati suasana tersebut. Tapi ini masih kami pelajari terlebih dahulu,” pungkasnya.

Pemkab Berau berharap konsep pengembangan yang memadukan pembenahan fasilitas, penguatan narasi wisata, serta penambahan aktivitas wisata pada malam hari dapat menjadikan Air Panas Pemapak sebagai salah satu destinasi unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan lama tinggal pengunjung di Kabupaten Berau (bp).

Editor: Anang Ma - Redaksi beraupedia.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui redaksi kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *