Tanjung Redeb

Berau Expo 2026 Siapkan Anggaran Rp3 Miliar, Libatkan 143 Tenant Dan Tampilkan Budaya Lokal

84
×

Berau Expo 2026 Siapkan Anggaran Rp3 Miliar, Libatkan 143 Tenant Dan Tampilkan Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk pelaksanaan Berau Expo 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 16–25 Oktober 2026.

Kegiatan tahunan ini memadukan promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), publikasi program pemerintah daerah, hiburan masyarakat, serta pertunjukan seni dan budaya lokal.

Berpusat di Lapangan Pemuda dan Gedung Graha Pemuda, Tanjung Redeb, Berau Expo tahun ini mengusung tema “Ekonomi Tumbuh, Budaya Lestari, Berau Sejahtera”. Sebanyak 143 tenant direncanakan berpartisipasi, terdiri dari 68 tenant di dalam gedung dan 75 tenant di area luar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, mengatakan Berau Expo tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan program pemerintah sekaligus mendorong pemasaran produk unggulan daerah.

Peserta pameran berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), UMKM binaan, perbankan, perusahaan, perwakilan 13 kecamatan, hingga komunitas seni dan budaya.

“Berau Expo tidak hanya menampilkan program dan capaian pemerintah daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi UMKM, perbankan, perusahaan, 13 kecamatan, serta komunitas seni dan budaya,” ujar Nanang.

Dalam pembagian lokasi, Gedung Graha Pemuda akan digunakan untuk stan OPD, organisasi yang berafiliasi dengan pemerintah, serta UMKM binaan. Sementara itu, area lapangan difokuskan untuk panggung hiburan.

DPMPTSP Berau juga berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk mengakomodasi pelaku UMKM binaan agar dapat memanfaatkan pameran sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.

Nanang berharap Berau Expo mampu menarik pengunjung dari luar daerah, termasuk Kutai Timur dan Bulungan, sehingga produk lokal Berau semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.

“Kita berharap pengunjung dari luar daerah, seperti Kutai Timur dan Bulungan, bisa melihat langsung bahwa produk UMKM Berau memiliki kualitas dan kemasan yang baik,” ungkapnya.

Selain pameran produk dan program pemerintah, Berau Expo 2026 juga menghadirkan sejumlah penampil untuk memeriahkan kegiatan selama sepuluh hari.

Fabio Aser dijadwalkan tampil pada hari pertama, disusul penyanyi lokal Hafiz pada hari kedua.

Mesa Hira direncanakan tampil pada hari keenam, sedangkan The Rain Band dijadwalkan mengisi malam penutupan.

Panitia juga berencana memberikan kesempatan kepada talenta lokal lainnya, termasuk Geovana, yang disebut meraih juara pertama dalam kompetisi piano di Taiwan.

Berbagai paguyuban dan komunitas seni turut dilibatkan untuk menampilkan keberagaman budaya masyarakat Berau.

Asisten III Sekretariat Kabupaten Berau sekaligus Ketua Panitia Berau Expo 2026, Maulidiyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus memberi ruang bagi para seniman dan pencipta lagu lokal.

“Kita ingin memperkenalkan budaya-budaya yang kita miliki. Pencipta lagu daerah juga semakin banyak, sehingga kita berikan wadah agar karya mereka bisa ditampilkan dan dilombakan,” ungkapnya.

Sejumlah pertunjukan seni tari, lagu daerah, kerajinan tangan, hingga wastra atau kain tradisional akan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Festival tari dan lomba lagu daerah juga disiapkan untuk mendorong kreativitas seniman serta memperkenalkan karya budaya Berau kepada masyarakat luas.

Dengan anggaran sekitar Rp3 miliar, Berau Expo 2026 diharapkan tidak hanya menarik kunjungan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, serta menjaga keberlanjutan seni dan budaya daerah (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *