Berau

Heboh Video Joget Oknum Berseragam Damkar Berau, Kadis Klarifikasi Dan Beri Teguran

33
×

Heboh Video Joget Oknum Berseragam Damkar Berau, Kadis Klarifikasi Dan Beri Teguran

Sebarkan artikel ini

“Kami berharap kejadian ini jadi pelajaran bersama. Damkar adalah instansi yang ditumpangi kepercayaan masyarakat untuk keselamatan dan pertolongan. Citra ini harus selalu kita jaga sebaik mungkin”

– Rakhmadi Pasarakan 

BERAUPEDIA.COM – Media sosial di Kabupaten Berau mendadak ramai dan jadi perbincangan hangat publik setelah beredar sebuah video yang menampilkan aksi joget sejumlah orang, di mana salah satunya terlihat mengenakan seragam dinas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau.

Video itu memicu beragam tanggapan, mulai dari kekecewaan hingga penilaian negatif terkait etika dan citra aparatur pemerintah.

Menanggapi kegaduhan itu, Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, langsung angkat bicara, membenarkan dan sekaligus meluruskan fakta yang berkembang di masyarakat.

“Kami tidak menampik, memang ada satu orang di dalam video itu adalah anggota kami, terlihat jelas dari seragam yang dipakai. Tapi kami tegaskan, narasi yang mengatakan hal itu dilakukan saat jam kerja atau di lingkungan kantor, itu tidak benar sama sekali,” ujar Rakhmadi dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, kejadian berlangsung saat jam istirahat dan di lokasi di luar kantor. Awalnya rekaman itu hanya untuk kepentingan pribadi dan tidak dimaksudkan untuk disebar luas, namun akhirnya tersebar dan jadi konsumsi publik.

Dari lima orang yang ada di video, hanya satu yang personel damkar, sisanya orang lain yang bukan bagian dari instansi tersebut.

Meski demikian, pihaknya tetap menyesalkan tindakan anggotanya yang menggunakan seragam dinas dalam aktivitas yang dinilai kurang pantas dan berisiko mencoreng nama baik lembaga.

Rakhmadi menyebut, meski di luar jam kerja, pemakaian atribut resmi tetap harus dijaga ketat, karena seragam melekat pada wibawa dan tanggung jawab jabatan.

“Namanya orang berjoget itu hal biasa, kalau pakai baju biasa. Tapi karena pakai seragam dinas, persepsi masyarakat jadi lain. Kami sangat menyayangkan hal ini, dan sudah memanggil yang bersangkutan untuk kami berikan teguran keras, baik secara lisan maupun tertulis, serta pembinaan lebih lanjut agar tidak terulang,” tegasnya.

Kadis juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Berau atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi.

Ia menegaskan, kedepan akan memperketat aturan dan mengingatkan kembali seluruh personel untuk selalu menjaga sikap, etika, dan perilaku, baik saat bertugas maupun di luar dinas, terlebih di era media sosial yang sangat cepat menyebarkan informasi.

“Kami berharap kejadian ini jadi pelajaran bersama. Damkar adalah instansi yang ditumpangi kepercayaan masyarakat untuk keselamatan dan pertolongan. Citra ini harus selalu kita jaga sebaik mungkin,” tambahnya.

Saat ini, kasus sudah ditangani secara internal sesuai aturan disiplin ASN, BKPSDM Berau juga telah menerima laporan dan menyerahkan penanganan awal sepenuhnya kepada Disdamkarmat untuk melakukan pembinaan dan pemberian sanksi sesuai tingkat pelanggaran, sebelum ditindaklanjuti ke jenjang lebih lanjut jika diperlukan.

Masyarakat pun berharap peristiwa ini jadi momen evaluasi, agar seluruh aparatur negara semakin sadar bahwa setiap tindak tanduk, apalagi yang terrekam dan tersebar, adalah cerminan wajah pemerintahan di mata publik (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *