
“Kita sadar betul, media sosial itu jendela utama orang melihat apa yang kita kerjakan, apa yang kita miliki di Berau. Kalau pengelolaannya tidak terstruktur, tidak ada orang yang fokus menangani, maka informasi yang kita sampaikan tidak akan sampai secara maksimal, bahkan bisa jadi tidak terlihat sama sekali oleh masyarakat luas maupun calon pengunjung”
– Drs. Yudha Budisantosa, M.Si
BERAUPEDIA.COM – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa, menegaskan keinginan kuatnya agar instansi yang dipimpinnya segera memiliki tim khusus yang bertugas mengelola seluruh akun media sosial resmi milik dinas.
Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat penyebaran informasi, promosi potensi daerah, serta membangun komunikasi yang lebih dekat dan efektif dengan masyarakat luas.
Menurut Yudha, di era digital seperti sekarang, media sosial menjadi sarana utama dan paling cepat untuk menyampaikan berbagai hal, mulai dari informasi kegiatan, potensi wisata, kekayaan budaya, hingga kebijakan dan program kerja yang dijalankan Disbudpar.
Oleh karena itu, pengelolaannya tidak bisa lagi dilakukan secara seadanya atau hanya ditangani oleh staf yang juga memiliki tugas pokok lain yang padat.
“Kita sadar betul, media sosial itu jendela utama orang melihat apa yang kita kerjakan, apa yang kita miliki di Berau. Kalau pengelolaannya tidak terstruktur, tidak ada orang yang fokus menangani, maka informasi yang kita sampaikan tidak akan sampai secara maksimal, bahkan bisa jadi tidak terlihat sama sekali oleh masyarakat luas maupun calon pengunjung,” ungkap Yudha Budisantosa.
Ia menambahkan, memiliki tim khusus akan membuat pengelolaan media sosial menjadi lebih terarah, konsisten, dan berkualitas. Tim tersebut nantinya akan bertugas mulai dari merencanakan konten, memotret dan merekam kegiatan, menyusun tulisan yang menarik, hingga mengunggah dan memantau tanggapan dari pengguna media sosial.
“Kita ingin setiap informasi yang disampaikan akurat, menarik, mudah dipahami, dan muncul secara rutin. Selain itu, tim ini juga akan berperan aktif menjawab pertanyaan, menanggapi masukan, serta mendengarkan aspirasi yang disampaikan warga melalui akun resmi kita. Jadi ini bukan cuma soal menyebarkan informasi, tapi juga membangun interaksi dua arah yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yudha menyebutkan bahwa keberadaan tim khusus ini juga sangat penting dalam rangka mempromosikan berbagai potensi unggulan Berau.
Mulai dari destinasi wisata alam yang indah, situs-situs bersejarah, kesenian tradisional, hingga kuliner khas daerah, semuanya perlu dikemas dengan menarik agar bisa menarik minat wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar daerah, bahkan mancanegara.
“Kekayaan budaya dan pariwisata Berau itu luar biasa banyak dan bagus, tapi sayang jika tidak banyak yang tahu. Melalui media sosial yang dikelola dengan baik, kita bisa memperkenalkan semuanya itu ke seluruh penjuru, sehingga pada akhirnya bisa mendorong kunjungan wisatawan, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta memajukan sektor kebudayaan dan pariwisata daerah kita,” pungkasnya (bp).
| EDITOR : Anang Ma













