Tanjung Redeb

Batik Derawan-Maratua Tampil Di PPBN 2026, Bulqis Sastra Raih 4th Winner

36
×

Batik Derawan-Maratua Tampil Di PPBN 2026, Bulqis Sastra Raih 4th Winner

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Pemerintah Kabupaten Berau memperkenalkan Batik Derawan-Maratuan dalam ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2026 yang digelar di Trans Studio Mall Cibubur, Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Mengusung tema “Batik Derawan & Maratua Kalimantan Timur”, batik khas Berau tersebut membawa cerita tentang kekayaan alam, budaya, dan wisata bahari melalui beragam motif yang dituangkan ke dalam kain.

Perwakilan Kabupaten Berau, Bulqis Sastra, turut menampilkan Batik Derawan-Maratuan pada grand final PPBN 2026. Pemkab Berau melalui Dekranasda juga membuka stan yang memamerkan berbagai produk kerajinan pengrajin lokal, termasuk batik khas Berau.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, Batik Derawan-Maratuan tidak sekadar mengedepankan unsur estetika, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan alam Berau kepada masyarakat luas.

Setiap motif, kata Sri, memiliki cerita yang menggambarkan karakter kawasan Derawan dan Maratua.

Motif Gusung, misalnya, menggambarkan hamparan pasir putih yang muncul di tengah laut ketika air sedang surut.

Sementara motif Tornado Barracuda terinspirasi dari kawanan ikan barakuda yang bergerak membentuk pusaran menyerupai tornado di perairan Pulau Maratua.

Motif lainnya seperti ubur-ubur tidak menyengat serta penyu atau tukik turut menggambarkan kekayaan hayati sekaligus daya tarik wisata bahari Berau.

“Semua motif yang ada turut berbicara, menceritakan betapa indahnya Maratua dan Pulau Derawan. Jadi kalau orang datang ke Berau untuk diving atau snorkeling, batik ini menjadi buah tangan serta kenangan yang memotret keindahan tersebut,” ujar Sri.

Menurutnya, motif-motif tersebut dipadukan dengan unsur batik tradisional dan dikembangkan oleh pengrajin lokal dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.

Keikutsertaan Batik Derawan-Maratuan dalam ajang nasional ini sekaligus menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif Berau.

Sri menegaskan, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Kekayaan laut dan hutan yang menjadi identitas Berau harus tetap dipertahankan agar dapat dinikmati generasi mendatang.

“Kami ingin memastikan alam tetap terjaga tanpa merusaknya,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan RI Bambang Wibawarta, Ketua Dewan Pengawas IPBN Sapta Nirwandar, Ketua Umum IPBN Ayu Dyah Pasha, Ketua Dekranasda Berau Edy Suswanto, jajaran Pemkab Berau serta pegiat seni dan budaya.

Prestasi juga diraih Bulqis Sastra yang berhasil meraih 4th Winner PPBN 2026. Capaian tersebut sekaligus memperkuat kiprah Berau di ajang nasional dan menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan Batik Derawan-Maratuan, budaya, serta potensi pariwisata Berau ke tingkat nasional (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *