Tanjung Redeb

Syarifatul Sya’diah Nilai BEC 2026 Jadi Sarana Promosi Wisata Dan Keberagaman Budaya Berau

62
×

Syarifatul Sya’diah Nilai BEC 2026 Jadi Sarana Promosi Wisata Dan Keberagaman Budaya Berau

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, menilai pelaksanaan Berau Ethno Carnival (BEC) 2026 menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan pariwisata Kabupaten Berau melalui keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat.

Menurut Syarifatul, BEC tidak hanya menjadi pertunjukan budaya dalam rangkaian Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb, tetapi juga dapat menjadi media promosi daerah kepada masyarakat luas.

BEC 2026 sendiri melibatkan puluhan kelompok dari berbagai unsur masyarakat dengan menampilkan kreativitas dan identitas budaya masing-masing.

Ia mengatakan, Berau memiliki kekayaan budaya yang beragam. Berbagai suku dan komunitas dapat hidup rukun serta berdampingan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi kekuatan yang dapat ditampilkan sebagai bagian dari identitas daerah.

“Berau memiliki keragaman budaya yang luar biasa. Berbagai budaya dapat hidup rukun dan berdampingan. Ini menjadi kekuatan yang bisa kita tampilkan sekaligus menjadi daya tarik untuk mempromosikan pariwisata Berau,” ujar Syarifatul.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berbicara mengenai destinasi alam, tetapi juga menyangkut budaya, tradisi, kesenian, kuliner, hingga kreativitas masyarakat.

Karena itu, kegiatan seperti BEC dinilai dapat menjadi ruang untuk mempertemukan aspek kebudayaan dengan promosi pariwisata.

Syarifatul juga mendorong agar pengembangan budaya dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, perlu terus hadir memberikan dukungan dan memfasilitasi berbagai kegiatan kebudayaan, sehingga potensi yang dimiliki masyarakat dapat terus berkembang.

“Pemerintah siap terus membantu dan memfasilitasi pengembangan budaya. Harapannya, semakin banyak potensi budaya yang bisa dikembangkan, semakin kuat pula promosi pariwisata Berau,” katanya.

Ia berharap momentum BEC tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi salah satu event budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.

Dengan kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat yang beragam, Berau memiliki modal sosial sekaligus potensi pariwisata yang dapat terus diperkenalkan melalui berbagai kegiatan budaya.

BEC menjadi salah satu ruang untuk menunjukkan bahwa keberagaman tersebut dapat menjadi bagian dari identitas sekaligus daya tarik Kabupaten Berau (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *