Berau

Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi, Desak OPD Teknis Rutin Dampingi Pelaku UMKM

23
×

Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi, Desak OPD Teknis Rutin Dampingi Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini

“Pelaku UMKM perlu dibekali kemampuan mengikuti pasar,” kata Sumadi

 

| EDITOR : Anang Ma

BERAUPEDIA.COM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, H. Sumadi, SE mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) teknis agar lebih giat dan fokus dalam melakukan pendampingan serta pemberian pelatihan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dorongan ini dinilai Sumadi, penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus kesejahteraan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah,  karena pembinaan UMKM tidak cukup hanya bersifat seremonial atau sebatas penyaluran bantuan.

Menurutnya, pendampingan berkelanjutan dan pelatihan yang tepat sasaran jauh lebih dibutuhkan agar pelaku usaha mampu berkembang dan naik kelas.

“Pendampingan itu harus rutin, bukan sekali dua kali saja,” ujarnya.

Sumadi menekankan, OPD yang membidangi UMKM perlu memiliki peta jalan pembinaan yang jelas. Mulai dari pendataan yang akurat, identifikasi kebutuhan pelaku usaha, hingga penyusunan program pelatihan yang sesuai dengan karakteristik UMKM di masing-masing wilayah.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan juga harus mengikuti perkembangan zaman. UMKM tidak hanya dibekali keterampilan produksi, tetapi juga pengetahuan pemasaran digital, pengemasan produk, hingga pengelolaan keuangan sederhana agar usaha lebih berkelanjutan.

“Pelaku UMKM perlu dibekali kemampuan mengikuti pasar,” kata Sumadi menambahkan. 

Ia menilai pentingnya sinergi antar-OPD, sebab pembinaan UMKM tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan perlu kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia perbankan, lembaga pelatihan, dan pihak swasta.

Dengan sinergi tersebut, UMKM diharapkan lebih mudah mengakses permodalan, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional.

“Kalau OPD bergerak bersama, hasilnya pasti lebih terasa,” ucapnya.

Namun, ia mengingatkan agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku usaha, bukan sekadar mengejar target administratif.

Sumadi berharap, dengan pendampingan dan pelatihan yang lebih intensif, UMKM Berau dapat tumbuh lebih mandiri, membuka lapangan kerja baru, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta perekonomian daerah secara keseluruhan (BP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *