beraupedia.com Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU Kabupaten Berau dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau. Kekosongan stok di sejumlah SPBU memicu antrean panjang kendaraan masyarakat.

Untuk memastikan kondisi pasokan sekaligus mengetahui kendala distribusi, Wakil Bupati Berau Gamalis meninjau langsung Depot Pertamina Jober di Kecamatan Gunung Tabur, Senin (31/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gamalis memastikan ketersediaan BBM di depot sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai pasokan yang telah tiba dan segera disalurkan ke sejumlah SPBU.

Pengawas Operasi Depot BBM Jober Berau, Haryono, mengatakan pasokan BBM telah tiba.

Proses pembongkaran akan dilakukan secara parsial agar sebagian BBM dapat segera didistribusikan tanpa harus menunggu seluruh muatan selesai dibongkar.

“Tadi pagi sudah ada. Masih menunggu air pasang. Akan bongkar secara parsial agar bisa disalurkan ke SPBU,” ujar Haryono.

Menurut Haryono, pasokan tersebut seharusnya tiba pada 27 Agustus 2026. Namun, pengiriman mengalami keterlambatan akibat sejumlah faktor, mulai dari kondisi internal kilang, cuaca, hingga kendala di alur pelayaran.

Kondisi air yang masih surut menjadi salah satu hambatan kapal untuk merapat ke depot.

Selain itu, padatnya aktivitas kapal tongkang pengangkut batu bara di alur pelayaran turut membuat kapal pengangkut BBM harus menunggu hingga kondisi memungkinkan.

“Harusnya tanggal 27 Agustus masuk. Ada banyak faktor yang menjadi kendala, dari internal kilang, cuaca, kemudian air surut dan kapal tongkang yang cukup padat sehingga tidak bisa merapat,” jelasnya.

Haryono memastikan pembongkaran segera dilakukan setelah kondisi air memungkinkan.

Dengan metode pembongkaran parsial, distribusi BBM ke SPBU diharapkan dapat dipercepat.

“Besok sudah ada walaupun agak siang, sudah distribusi ke SPBU,” tegasnya.

Adapun pasokan yang disiapkan dalam pengiriman tersebut mencapai sekitar 3.000 kiloliter (KL) Biosolar, 500 KL Pertamax, dan 1.500 KL Pertalite.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Ia meminta masyarakat tertib dalam antrean dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan yang tersedia dapat dinikmati secara merata.

“Kami sudah memastikan langsung ke depot bahwa pasokan BBM tersedia dan segera didistribusikan. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tertib dalam antrean. Gunakan BBM sesuai kebutuhan agar seluruh masyarakat dapat terlayani,” ujarnya.

Gamalis menegaskan Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi.

Menurutnya, kondisi kelangkaan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang justru merugikan masyarakat lainnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga ketertiban dan tidak melakukan pembelian berlebihan selama proses pemulihan distribusi berlangsung (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *