Tanjung Redeb

Berau Jadi Wilayah Terpanas Di Indonesia, Suhu Capai 36,2 Derajat Celsius

11
×

Berau Jadi Wilayah Terpanas Di Indonesia, Suhu Capai 36,2 Derajat Celsius

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA.COM – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tercatat sebagai wilayah dengan suhu maksimum tertinggi di Indonesia berdasarkan hasil pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada periode 4 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga 5 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan data BMKG, Stasiun Meteorologi Kalimarau mencatat suhu maksimum di Berau mencapai 36,2 derajat Celsius, menjadi yang tertinggi di antara seluruh stasiun pengamatan di Indonesia.

Posisi kedua ditempati Lhokseumawe/Aceh Utara melalui Stasiun Meteorologi Malikussaleh dengan suhu maksimum 35,6 derajat Celsius, disusul Bulungan, Kalimantan Utara, yang juga mencatat suhu 35,6 derajat Celsius.

Sementara itu, Pekanbaru berada di posisi keempat dengan suhu maksimum 35,5 derajat Celsius, diikuti Lampung Utara 35,4 derajat Celsius, Melawi, Kalimantan Barat 35,3 derajat Celsius, serta Kalimantan Selatan yang juga mencatat suhu 35,3 derajat Celsius.

Adapun tiga wilayah lainnya yang masuk dalam daftar 10 besar adalah Medan/Deli Serdang melalui Stasiun Klimatologi Sumatera Utara 35,2 derajat Celsius, Deli Serdang melalui Stasiun Geofisika Deli Serdang 35,2 derajat Celsius, dan Sintang, Kalimantan Barat 35,2 derajat Celsius.

Daftar 10 Wilayah dengan Suhu Maksimum Tertinggi di Indonesia

Periode pengamatan 4 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB–5 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB:

  1. Berau, Kalimantan Timur – 36,2°C
  2. Lhokseumawe/Aceh Utara, Aceh – 35,6°C
  3. Bulungan, Kalimantan Utara – 35,6°C
  4. Pekanbaru, Riau – 35,5°C
  5. Lampung Utara, Lampung – 35,4°C
  6. Melawi, Kalimantan Barat – 35,3°C
  7. Kalimantan Selatan – 35,3°C
  8. Medan/Deli Serdang, Sumatera Utara – 35,2°C
  9. Deli Serdang, Sumatera Utara – 35,2°C
  10. Sintang, Kalimantan Barat – 35,2°C

Tingginya suhu udara di Berau menunjukkan kondisi cuaca yang cukup panas dalam beberapa hari terakhir.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kecukupan cairan tubuh, membatasi aktivitas di bawah terik matahari pada siang hari, serta menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko dampak paparan panas (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *