Nasional

Batik Derawan Maratua Dan Tari Baliu Dalling Resmi Diluncurkan, Budaya Berau Tampil Di Panggung Nasional

15
×

Batik Derawan Maratua Dan Tari Baliu Dalling Resmi Diluncurkan, Budaya Berau Tampil Di Panggung Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas (kanan) Saat Peluncuran Batik Derawan Maratua Di Jakarta (bp)


BERAUPEDIA.COM – Kabupaten Berau kembali menorehkan langkah penting dalam upaya pelestarian budaya dengan memperkenalkan Batik Derawan Maratua dan Tari Baliu Dalling di panggung nasional.

Peluncuran dua karya budaya tersebut berlangsung di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (30/7/2026), melalui kolaborasi Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN) bersama Kementerian Kebudayaan RI, Danantara, dan LPDP.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan RI, Bambang Wibawarta, Ketua Dewan Pengawas IPBN Sapta Nirwandar, Ketua Umum IPBN Ayu Dyah Pasha, Ketua Dekranasda Berau Edy Suswanto, Kepala Disbudpar Berau Yudha Budisantosa serta jajaran Pemerintah Kabupaten Berau, para pegiat seni dan budaya dari berbagai daerah.

Peluncuran Batik Derawan Maratua menjadi momentum awal pengenalan delapan motif batik yang terinspirasi dari kekayaan alam Kepulauan Derawan dan Maratua.

Pada kesempatan tersebut diperkenalkan tiga motif utama, yakni Bokko Lumangi’ yang menggambarkan penyu, Buul Embal Nabang yang terinspirasi dari ubur-ubur air tawar di Pulau Kakaban, serta Goyak yang merepresentasikan ombak laut.

Seluruh motif batik tersebut mengangkat keindahan alam bahari Berau, mulai dari keanekaragaman biota laut hingga kejernihan perairan Derawan dan Maratua yang diwujudkan melalui dominasi warna biru toska. Proses pembuatannya juga menggunakan teknik batik nitik yang menjadi salah satu ciri khas dalam setiap lembar kain.

Peluncuran semakin semarak dengan pergelaran fashion show yang menampilkan koleksi Batik Derawan Maratua. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turut menjadi salah satu peraga busana, memperlihatkan langsung keindahan motif batik khas Berau di hadapan para tamu undangan.

Antusiasme penonton semakin terasa saat pertunjukan seni dilanjutkan dengan Tari Babada dan penampilan perdana Tari Baliu Dalling yang memadukan unsur tradisional dan modern melalui iringan musik hasil aransemen pegiat batik IPBN.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan Kabupaten Berau tidak hanya dianugerahi kekayaan alam yang mendunia, tetapi juga memiliki warisan seni, budaya, dan tradisi yang menjadi identitas masyarakat.

Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan sektor pariwisata agar mampu memperkuat karakter daerah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Berau memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, khususnya sektor pariwisata. Namun, kekuatan tersebut harus didukung dengan pelestarian budaya agar identitas daerah tetap terjaga sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya.

Sri Juniarsih Mas menilai peluncuran Batik Derawan Maratua dan Tari Baliu Dalling merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Berau kepada masyarakat Indonesia.

Ia berharap kedua karya tersebut mampu memperkuat citra Berau sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya sekaligus membuka peluang lebih besar bagi perkembangan industri kreatif berbasis budaya.

Melalui peluncuran Batik Derawan Maratua dan Tari Baliu Dalling, Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus menjadikannya sebagai instrumen promosi pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif.

Sinergi antara pemerintah, komunitas seni, pelaku budaya, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus terjalin agar budaya Berau semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *