Tanjung Redeb

Pemkab Berau Kejar Lelang Proyek 2026, OPD Diminta Gerak Cepat Amankan Program Pembangunan

28
×

Pemkab Berau Kejar Lelang Proyek 2026, OPD Diminta Gerak Cepat Amankan Program Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Sekda Kabupaten Berau, Muhammad Said (bp)


BERAUPEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Berau berpacu dengan waktu untuk mengamankan pelaksanaan program pembangunan tahun anggaran 2026.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera menuntaskan proses lelang agar kegiatan yang telah direncanakan tetap dapat direalisasikan melalui APBD murni.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan masih terdapat kesempatan bagi setiap OPD untuk memasukkan kegiatan ke dalam pelaksanaan APBD murni.

Namun, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secepat mungkin mengingat pada APBD Perubahan diperkirakan tidak lagi tersedia ruang untuk mengakomodasi kegiatan baru.

“Kalau masih ada kegiatan yang bisa dilelang agar segera dilelang, supaya bisa masuk di anggaran murni tahun ini. Karena informasinya di perubahan sudah tidak boleh ada kegiatan lagi,” ujarnya.

Said menjelaskan, percepatan proses pengadaan menjadi langkah penting agar seluruh program pembangunan yang telah direncanakan tidak tertunda atau bahkan dibatalkan akibat keterbatasan waktu maupun penyesuaian anggaran.

Menurutnya, kondisi Kabupaten Berau saat ini masih lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur yang mulai terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan beberapa pemerintah daerah, terdapat kabupaten yang bahkan telah menghentikan seluruh proses lelang karena keterbatasan anggaran.

“Saya sempat bertemu dengan Sekda Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur. Di sana sudah tidak ada lagi kegiatan yang dilelang karena anggaran sudah tidak ada,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan dalam proses pengadaan barang dan jasa dapat berdampak serius terhadap keberlangsungan program pembangunan.

Kegiatan yang tidak segera diproses berpotensi gugur dan anggarannya dialihkan untuk kebutuhan lain, terutama belanja operasional pemerintah.

Karena itu, Muhammad Said meminta seluruh kepala OPD tidak menunda tahapan pengadaan serta memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, ia menilai kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Berau masih relatif sehat karena hingga kini tidak terbebani utang kegiatan.

Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan, asalkan setiap perangkat daerah mampu bergerak cepat dan disiplin dalam merealisasikan program yang telah direncanakan.

“Dengan kondisi keuangan yang masih terkendali, kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Jangan sampai kegiatan yang sudah direncanakan tidak terlaksana hanya karena terlambat diproses,” pungkasnya (bp).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *