Tanjung Redeb

Bupati Berau Dorong Lulusan UMB Pulang Dan Bangun Daerah

16
×

Bupati Berau Dorong Lulusan UMB Pulang Dan Bangun Daerah

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mendorong para lulusan perguruan tinggi di daerah tidak hanya berorientasi mengejar karier di luar Berau.

Mereka diharapkan pulang dan mengambil peran dalam pembangunan daerah sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Pesan tersebut disampaikan Sri Juniarsih saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-6 Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) Tahun Akademik 2025/2026 di Ballroom SM Tower.

Menurutnya, keberadaan lulusan perguruan tinggi lokal merupakan modal penting bagi pembangunan Berau.

Daerah membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memahami karakter dan kebutuhan masyarakat setempat.

“Saya ingin lulusan-lulusan kita ini bisa ikut membangun Berau agar lebih maju lagi. Bukan berarti saya menolak wisudawan dari luar daerah, tetapi saya berharap anak-anak kita sendiri bisa mengambil peran penting untuk Berau,” ujar Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menilai kebutuhan SDM profesional di Berau akan terus meningkat seiring perkembangan pembangunan berbagai sektor.

Sektor kesehatan menjadi salah satu yang mendapat perhatian. Menurutnya, rencana keberadaan dua rumah sakit di Berau akan membutuhkan dukungan tenaga profesional, mulai dari tenaga kesehatan hingga pengelola rumah sakit.

Karena itu, ia mendorong perguruan tinggi di daerah menyesuaikan pengembangan program studi dengan kebutuhan pembangunan.

“Program studi itu dominan, yang sangat kita butuhkan adalah pembinanya, seperti kebidanan dan perawat. Karena kita akan punya dua rumah sakit, tentu kita juga membutuhkan sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Sri Juniarsih, tenaga profesional yang berasal dari daerah memiliki nilai tambah karena lebih memahami kondisi serta karakter masyarakat Berau.

Hal serupa juga berlaku pada sektor pariwisata. Berau memiliki potensi wisata yang besar, sehingga dibutuhkan SDM yang mampu mengelola destinasi secara profesional dan berkelanjutan.

Bupati berharap pengembangan pendidikan tinggi di Berau tidak berhenti pada program studi yang sudah tersedia saat ini.

Ia mendorong UMB dan perguruan tinggi lainnya mempertimbangkan pembukaan maupun penguatan program studi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan daerah.

“Harapan saya ini bisa dilanjutkan, seperti program studi pariwisata, kebidanan dan keperawatan. Kalau dokter mungkin agak sulit karena membutuhkan waktu yang cukup lama,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur saja tidak cukup untuk mengembangkan sektor strategis. Pemerintah juga membutuhkan SDM yang mampu mengoperasikan, mengelola dan mengembangkan berbagai fasilitas yang dibangun.

“Kami membutuhkan sumber daya manusia, termasuk pengelola rumah sakit ke depan. Karena itu, pendidikan harus bisa menjawab kebutuhan daerah,” tegasnya.

Momentum wisuda, lanjut Sri Juniarsih, seharusnya tidak dimaknai sebagai akhir perjalanan pendidikan. Gelar akademik yang diperoleh justru menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap para lulusan UMB tidak hanya melihat peluang kerja di luar daerah, tetapi juga mempertimbangkan potensi dan kesempatan untuk membangun kampung halaman.

“Kita punya anak-anak daerah yang memiliki kemampuan. Mereka harus diberikan ruang untuk berperan dan membangun daerahnya sendiri,” ungkapnya.

Pemkab Berau, kata dia, membutuhkan kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lulusan untuk memastikan pembangunan berjalan dengan dukungan SDM yang kompeten.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan dan generasi muda dinilai menjadi kunci agar pendidikan tinggi di Berau benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya berharap para wisudawan bisa terus berkarya, mengembangkan kemampuan dan mengambil bagian dalam pembangunan Berau,” pungkasnya (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *