Tanjung Redeb

Pemadaman Listrik Berau Berjam-jam, Bupati Minta PLN Sediakan Wi-Fi Gratis Lewat CSR

54
×

Pemadaman Listrik Berau Berjam-jam, Bupati Minta PLN Sediakan Wi-Fi Gratis Lewat CSR

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA.COM – Pemadaman listrik bergilir yang berlangsung berjam-jam di Kabupaten Berau tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada akses jaringan telekomunikasi.

Kondisi ini mendorong Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meminta PT PLN (Persero) UP3 Berau mempertimbangkan pemanfaatan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyediakan Wi-Fi gratis di sejumlah ruang terbuka hijau (RTH).

Permintaan tersebut disampaikan Sri menyusul gangguan pasokan listrik yang terjadi sejak Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, masyarakat membutuhkan solusi konkret agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan, terutama ketika pemadaman listrik turut memengaruhi konektivitas internet.

“Mati lampu otomatis jaringan juga down. Ini menyangkut orang banyak, jadi saya minta PLN bantu melalui CSR-nya,” tegas Sri.

Ia menilai, ketergantungan masyarakat terhadap internet semakin tinggi. Gangguan jaringan bukan hanya menghambat komunikasi, tetapi juga berpotensi mengganggu pekerjaan dan sumber penghasilan masyarakat yang bergantung pada aktivitas digital.

Wartawan, misalnya, membutuhkan koneksi internet untuk mengirimkan berita. Begitu pula pengemudi ojek daring dan pelaku usaha yang mengandalkan transaksi serta penjualan secara online.

“Seperti wartawan, kirim berita pakai jaringan internet, ojek online, jualan online, karena semua sekarang serba online,” tuturnya.

Bupati menegaskan, usulan tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan pemerintah daerah, melainkan sebagai upaya mencari jalan keluar bagi masyarakat yang terdampak pemadaman berkepanjangan.

Sri mengungkapkan, selama menjabat sebagai kepala daerah, dirinya tidak pernah meminta bantuan CSR kepada PLN.

Namun, melihat dampak pemadaman yang berlangsung lebih dari 10 jam, ia menilai pemanfaatan dana TJSL untuk menyediakan akses internet gratis layak dipertimbangkan.

“Saya tidak pernah meminta CSR. Bisa tidak penggunaan CSR dimaksimalkan untuk penyediaan Wi-Fi sebagai pengganti bila terjadi pemadaman atau kejadian seperti ini,” paparnya.

Menurutnya, penyediaan Wi-Fi gratis di sejumlah RTH dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh akses internet ketika jaringan di tempat tinggal atau lokasi aktivitas mereka terganggu.

Meski tidak dapat menggantikan pasokan listrik yang terputus, fasilitas tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat tetap terhubung dan mendukung aktivitas digital, sepanjang infrastruktur telekomunikasi serta sumber daya listrik pendukungnya tersedia.

Sri juga meminta PLN tidak hanya berfokus pada perbaikan jaringan listrik, tetapi turut mempertimbangkan langkah mitigasi untuk mengurangi dampak gangguan terhadap kehidupan masyarakat.

“Kalau memang kami harus menunggu beberapa hari untuk perbaikan, maka berikan kami solusi yang terbaik,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Manajer PLN UP3 Berau, Erwinton Naibaho, menyatakan pihaknya menerima masukan dari Bupati Berau.

Namun, usulan pemanfaatan CSR untuk penyediaan Wi-Fi gratis itu masih perlu dikomunikasikan lebih lanjut secara internal.

“Kami terima masukannya dan akan kami komunikasikan terlebih dahulu,” ujar Erwinton.

Dengan demikian, rencana penyediaan Wi-Fi gratis di sejumlah RTH di Berau belum dipastikan terealisasi.

Pemkab Berau masih menantikan tindak lanjut komunikasi dari PLN, termasuk kemungkinan skema pelaksanaan dan lokasi yang dapat menjadi prioritas.

Di tengah pemadaman listrik yang mengganggu aktivitas warga, masyarakat kini menantikan langkah nyata untuk memulihkan pasokan listrik sekaligus meminimalkan dampak lanjutan terhadap akses komunikasi dan kegiatan ekonomi digital (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *