Tanjung Redeb

PT TAPG Gelar Pelatihan Perkasa, Dorong Produktivitas Petani Sawit Swadaya Di Berau

20
×

PT TAPG Gelar Pelatihan Perkasa, Dorong Produktivitas Petani Sawit Swadaya Di Berau

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA.COM – PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) terus mendorong peningkatan kompetensi petani kelapa sawit swadaya melalui program Petani Berkualitas dan Sejahtera (Perkasa).

Program yang dilaksanakan melalui inisiatif TAP Untuk Negeri ini menyasar petani di sekitar wilayah operasional PT Dwiwira Lestari Jaya (DLJ), Kabupaten Berau.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transformasi industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penguatan pengetahuan serta penerapan praktik budidaya yang tepat.

Pelaksanaan program Perkasa di anak usaha TAPG tersebut telah memasuki Batch 109 dengan melibatkan 42 peserta aktif. Para petani mendapatkan kesempatan belajar langsung dari praktisi senior yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri kelapa sawit.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan kebun, mulai dari standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengenalan biologi kelapa sawit, persiapan lahan, teknik pembibitan unggul, pemupukan presisi, pengendalian hama dan gulma melalui metode spot spraying, hingga manajemen panen dan pengaturan songgo atau pelepah penyangga.

Melalui materi tersebut, petani diharapkan mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efektif, efisien, serta memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Salah satu fokus utama pelatihan adalah penguatan pemahaman agronomi yang tepat sasaran. Petani dibekali pengetahuan mengenai pemangkasan pelepah (pruning), penentuan dosis pupuk sesuai kebutuhan tanaman, serta penyemprotan gulma secara terarah untuk mengoptimalkan penggunaan sarana produksi.

Penerapan teknik tersebut diharapkan dapat membantu petani mengelola kebun secara lebih baik, meningkatkan produktivitas tanaman, dan mendukung efisiensi biaya usaha tani.

Selain peningkatan keterampilan teknis, program Perkasa juga mendorong inklusi gender dengan membuka kesempatan bagi perempuan untuk terlibat dalam pengembangan sektor perkebunan.

Pada kelompok pelatihan terakhir, keterwakilan peserta perempuan mencapai 40 persen dari total peserta.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengetahuan dan meningkatkan peran perempuan dalam kegiatan usaha tani di pedesaan.

Perwakilan Pemerintah Desa Biatan Ulu, Jarmansyah, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pelatihan Perkasa dapat membantu menjawab tantangan petani setempat yang selama ini masih menghadapi kendala dalam mengoptimalkan hasil panen.

“Harapan kami, pelatihan Perkasa dapat menambah wawasan dan mendongkrak hasil panen dari kebun masyarakat kami,” ungkap Jarmansyah.

Upaya pendampingan petani swadaya ini juga sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan rakyat.

Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan petani dinilai penting untuk memperkuat transfer pengetahuan, memperbaiki praktik budidaya, serta mendorong hasil perkebunan rakyat agar mampu memenuhi standar industri.

Melalui program Perkasa, PT Triputra Agro Persada Tbk berkomitmen melanjutkan pendampingan agronomi secara konsisten dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses petani swadaya terhadap pengetahuan praktis, meningkatkan hasil kebun, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pada saat yang sama, penerapan praktik budidaya yang baik diharapkan turut mendukung terwujudnya rantai pasok kelapa sawit yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *